SUMMARECON AGUNG MERAIH PENDAPATAN Rp3,64 TRILIUN

SMRA – 03080202nnn IQPlus, (31/10) – PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) meraih pendapatan sebesar Rp3,64 triliun per September 2014 dibandingkan pendapatan tahun sebelumnya yang Rp3,06 triliun.nnLaporan keuangan Jumat menyebutkan beban pokok naik jadi Rp1,82 triliun dari beban pokok sebelumnya yang Rp1,45 triliun dan laba kotor naik jadi Rp1,82 triliun dari laba kotor tahun sebelumnya yang Rp1,61 triliun.nnLaba usaha naik jadi Rp1,17 triliun dari laba usaha tahun sebelumnya Rp1,04 triliun sementara laba sebelum pajak naik jadi Rp1,08 triliun dari laba sebelum pajak tahun sebelumnya Rp1,04 triliun.nnLaba bersih naik jadi Rp883,63 miliar dari laba bersih tahun sebelumnya Rp879,87 miliar. Total aset per September 2014 naik jadi Rp14,13 triliun dari total aset per Desember 2013 mencapai Rp13,66 triliun. (End)

CIPAGANTI SIAP TERJUN BISNIS INFRASTRUKTUR

CPGT – 03124159nnn IQPlus, (31/10) – PT Cipaganti Citra Graha Tbk (CPGT) berniat menggelar penawaran umum terbatas saham (PUT) pada tahun depan. Pencarian dana melalui pasar modal ini dilakukan untuk mencukupi kebutuhan ekspansi perseroan yang bakal merambah bisnis infrastruktur (khususnya jalan tol) pada tahun 2015.n nNamun hal tersebut baru dapat dilakukan setelah Cipaganti mendapatkan restu dari pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Sahan Luar Biasa. Sekretaris Perusahaan Cipaganti Citra Graha, Jovial Mecca menuturkan, dalam RUPSLB yang digelar kemarin, untuk agenda perubahan anggaran dasar tidak mencapai kuorum. nn”Tentunya perseroan akan menggelar RUPSLB kembali untuk menambah lini bisnis baru tersebut,” katanya.n nDisamping itu, pada tahun ini perseroan juga akan menggelar aksi korporasi lain berupa private placemen atau penyertaan modal dengan penerbitan saham baru tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (Non HMETD).nnJovial mengatakan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham untuk aksi korporasi tersebut. Perseroan memiliki batas waktu hingga satu tahun ke depan untuk melaksanakan aksinya.nn”Standby buyer-nya belum ada, tetapi kita sudah dapat persetujuan,” ucapnya.n nRencananya Cipaganti akan melepas sekitar 10 persen dari total modal ditempatkan dan disetor untuk pelaksanaan Non HMETD. Mayoritas dana hasil aksi korporasi ini akan digunakan untuk melunasi kewajiban perseroan kepada 23 lembaga perbankan dan juga lembaga pembiayaan yang akan jatuh tempo pada tahun ini. Sementara sebagian kecilnya akan digunakan sebagai modal kerja perseroan untuk memperkuat bisnis utamanya, yaitu jasa transportasi.n n”Dana hasil private placement ini nantinya tidak sampai mencapai Rp 500 miliar. Kira-kira ratusan miliar rupiah lah, tetapi tidak sampai Rp 500 miliar,” tegasnya.nnSebagai informasi, Cipaganti berencana masuk ke bisnis infrastruktur di kuartal pertama tahun 2015 mendatang. Hal ini dilakukan sebagai langkah diversifikasi usaha guna menambah cakupan bisnisnya di masa depan.nnDisebutkan, bahwa pihaknya harus menyiapkan dana investasi hingga Rp 2 triliun guna melancarkan bisnis infrastruktur ini. Rencananya, Cipaganti akan mengakuisisi perusahaan yang sudah lebih dulu bergerak di bidang ini.nn”Potensi bisnis infrastruktur kedepannya akan semakin baik, khususnya bisnis jalan tol. Hal ini ditambah pula dengan adanya rencana pemerintah terpilih untuk menggenjot infrastruktur dalam negeri,” katanya. (End/as)

HADAPI AEC 2015 MENDATANG, HIPMI MINTA KEMENKOP REVITALISASI KUR

EKOM – 03163338nnn IQPlus, (31/10) – Presiden Joko Widodo mendaulat Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga menjabat sebagai Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) dalam Kabinet Kerja Joko Widodo dan Jusuf Kalla. Himpunan Pengusaha Muda Indonesia DKI Jakarta (Hipmi Jaya) menyambut baik penunjukan itu.nnHipmi menyatakan siap menjadi mitra dalam membangun daya saing UKM Republik Indonesia (RI). Tak hanya itu, Hipmi meminta agar Menkop merevitalisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR).nnHal tersebut diutarakan Ketua Umum Hipmi Jaya, Rama Datau Gobel di Jakarta hari ini. “Hipmi menyambut baik penunjukkan beliau, dan kami siap menjadi mitra membangun daya saing UKM kita,” imbuhnya.nnDikatakannya, Puspayoga merupakan aktivis partai yang memiliki perhatian dan kepedulian mengembangkan kewirausahaan di Bali saat menjabat sebagai Wali Kota Denpasar dan Wakil Gubernur Bali.nnRama mengatakan, salah satu agenda terdekat yang akan dihadapi Menkop UKM baru yakni mempersiapkan daya saing UKM menghadapi Perdagangan Bebas Asean 2015. Dikatakannya, kontribusi UKM atas ekspor nasional masih dibawah 20%, sedangkan Thailand telah berada di atas 20%. Padahal, kontribusi UKM RI atas perekonomian nasional cukup besar yakni mendekati 60% atas PDB (Prodcut Domestic Bruto).nnDikatakannya, sejumlah tantangan menanti yakni bagaimana meningkatkan kapasitas bisnis UKM (capacity building), membuka akses pembiayaan yang lebih besar bagi pelaku UKM, meningkatkan kelembagaan dan sumber daya manusia (SDM) UKM, serta meningkatkan akses pasar dan teknologi bagi UKM.Revitalisasi KURnnPada bagian lain, Hipmi juga berharap agar Menkop UKM dapat melanjutkan program pembiayaan untuk pengusaha pemula, KUR. Hipmi mengusulkan agar KUR direvitalisasi agar makin tepat sasaran dan berdampak besar bagi pengembangan kewirausahaan dan penciptaan lapangan kerja. Konsep program ini dinilai Hipmi cukup bagus untuk membantu pembiayaan bagi pengusaha pemula. (End)n

MAYORA RAIH PENJUALAN Rp10,55 TRILIUN PER SEPTEMBER

MYOR – 03094738nnn IQPlus, (31/10) – PT Mayora Indah Tbk (MYOR) meraih penjualan bersih naik jadi Rp10,55 triliun per September 2014 dibandingkan penjualan bersih periode sama tahun sebelumnya yang Rp8,58 triliun.nnLaporan keuangan perseroan Jumat menyebutkan beban pokok naik jadi Rp8,81 triliun dibandingkan beban pokok tahun sebelumnya yang Rp6,44 triliun dan laba bruto turun jadi Rp1,75 triliun dari laba bruto tahun sebelumnya yang Rp2,14 triliun.nnBeban usaha turun jadi Rp1,12 triliun dari beban usaha tahun sebelumnya yang Rp1,17 triliun dan laba usaha turun jadi Rp630,97 miliar dari laba bruto tahun sebelumnya Rp968,52 miliar.nnBeban lain-lain bersih diderita Rp291,14 miliar dibandingkan penghasilan lain-lain bersih Rp22,42 miliar dan laba sebelum pajak turun jadi Rp339,83 miliar dari laba sebelum pajak tahun sebelumnya yang Rp990,94 miliar. nnLaba bersih turun jadi Rp249,59 miliar turun tajam dibandingkan laba bersih tahun sebelumnya yang Rp761,31 miliar. Jumlah aset perseroan hingga September 2014 mencapai Rp10,75 triliun naik dari jumlah aset per Desember 2013 yang Rp9,71 triliun.(End)nn

INILAH PENYEBAB NAIKN LUAR BIASANYA BURSA JEPANG

INEW – 03135047nnn IQPlus, (31/10) – Saham-saham Jepang hari ini melejit luar biasa menuju level tertinggi sejak tahun 2007 dan indeks Topix berhasil menghapus penurunan tahun ini ketika Bank Sentral Jepang (BOJ) secara tak terduga menaikan target ekspansi moneternya.nnIndeks Nikkei 225 sempat naik 5,6 persen sebelum akhirnya berakhir naik 4,8 persen dan indeks Topix naik 4,6 persen dan membuat kenaikan minggu ini mencapai 7,7 persen atau kenaikan terbesar sejak April 2013.nnVolume kedua indeks ini bahkan melebihi pergerakan 30 hari. Sementara yen melemah 1,6 persen ke 110,95 per dolar AS. Bank Sentral Jepang menargetkan 80 triliun yen ekspanasi tahunan berdasarkan kebijakan bank sentral. Saham juga hari ini ikut terdongkrak dimana dana pensiun Jepang menyiapkan $1,2 triliun untuk membeli saham di bursa lokal. (End)

INFLASI JEPANG MELAMBAT SELAMA SEPTEMBER

INEW – 03111729nn IQPlus (31/10) – Inflasi konsumen Jepang melambat selama September 2014, menaikkan sikap skeptis terhadap kemampuan bank sentral Jepang (BOJ) untuk bisa mencapai target inflasi 2014 yang sebesar 2 persen, serta menaikkan spekulasi akan adanya tambahan stimulus.nnHarga konsumen inti secara nasional naik 3 persen selama September dari setahun sebelumnya, berdasarkan data yang dikutip dari CNBC.com, Jumat. Kenaikan indeks harga konsumen (CPI) sejalan dengan perkiraan analis. Pada Agustus lalu, harga konsumen inti naik 3,1 persen. nnInflasi sepanjang tahun 2014 naik 1 persen, melambat bila dibanding per Agustus yang naik 1,1 persen dan di bawah target BOJ yang sebesar 2 persen untuk periode hingga April 2015. nnBelanja rumah tangga turun untuk keenam kalinya dengan turun 5,6 persen hingga September, lebih buruk dari periode hingga Agustus yang turun 4,7 persen. Belanja rumah tangga month on month masih tercatat tumbuh 1,5 persen dan lebih tinggi dari kenaikan 0,3 persen selama Agustus. nnSementara tingkat pengangguran Jepang tercatat naik menjadi 3,6 persen selama September, sama dengan perkiraan analis dan naik dari pencapaian selama Agustus yang sebesar 3,5 persen. (End/ms) n

FITCH AFIRMASI PERINGKAT JANGKA PANJANG TBIG

TBIG – 03145513nn IQPlus, (31/10) – Fitch Ratings telah mengafirmasi Peringkat Jangka Panjang Issuer Default Rating (IDR) PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBI) di ‘BB’. nnPada saat yang bersamaan, Fitch Ratings Indonesia juga telah mengafirmasi Peringkat Nasional Jangka Panjang di ‘AA-(idn)’. Outlook adalah stabil. Daftar lengkap tindakan pemeringkatan dapat ditemukan di bagian akhir publikasi ini.nnAfirmasi terhadap peringkat dilakukan setelah adanya perjanjian dari TBI dengan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom; BBB-/Stabil) untuk mengakuisisi kepemilikan di bisnis menara Telkom. nnWalaupun perjanjian tersebut akan meningkatkan skala TBI dan komposisi penyewa, Fitch berpendapat bahwa tingginya tingkat hutang dari TBI membatasi potensi tindakan pemeringkatan positif.nnPeringkat nasional di kategori ‘AA’ menurut Fitch menunjukkan ekspektasi akan resiko gagal bayar yang sangat rendah relatif terhadap emiten atau surat utang lainnya di Indonesia. Resiko kredit hanya sedikit berbeda dari emiten-emiten atau surat-surat utang yang mendapat peringkat tertinggi di Indonesia. (End)n

MNC SKY VISION RAIH PENDAPATAN Rp2,44 TRILIUN PER SEPTEMBER

MSKY – 03081808nnn IQPlus, (31/10) – PT MNC Sky Vision Tbk (MSKY) meraih pendapatan sebesar Rp2,44 triliun hingga akhir September 2014 dibandingkan pendapatan sebesar Rp2,23 triliun di periode tahun sebelumnya.nnLaporan keuangan perseroan Jumat menyebutkan beban pokok naik jadi Rp2,17 triliun dibandingkan beban pokok tahun sebelumnya yang Rp1,75 triliun dan laba bruto turun jadi Rp266,81 miliar dari laba bruto tahun sebelumnya yang Rp1,75 triliun.nnRugi sebelum pajak turun jadi Rp38,18 miliar dibandingkan rugi sebelum pajak tahun sebelumnya yang Rp178,52 miliar dan rugi tahun berjalan diderita Rp28,05 miliar dibandingkan rugi tahun berjalan sebelumnya Rp223,03 miliar. (End)

MEDIA NUSANTARA CITRA RAIH PENDAPATAN USAHA Rp5,04 TRILIUN

MNCN – 03125039nnn IQPlus, (31/10) – PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) meraih pendapatan usaha sebesar Rp5,04 triliun hingga September 2014 dibandingkan pendapatan usaha tahun sebelumnya yang Rp4,75 triliun.nnLaporan keuangan perseroan Jumat menyebutkan beban naik jadi Rp2,13 triliun dari beban tahun sebelumnya yang Rp2,02 triliun dan laba kotor naik jadi Rp2,92 triliun dibandingkan laba kotor tahun sebelumnya yang Rp2,72 triliun.nnLaba sebelum pajak naik jadi Rp1,98 triliun dari laba sebelum pajak tahun sebelumnya yang Rp1,77 triliun dan laba bersih naik jadi Rp1,38 triliun dari laba bersih tahun sebelumnya yang Rp1,27 triliun.nnJumlah aset per September 2014 mencapai Rp13,89 triliun naik dari jumlah aset per Desember 2013 yang Rp9,62 triliun. (End)

PERKUAT LAYANAN, BANK MANDIRI BUKA EXECUTIVE LOUNGE DI BANDARA KUALANAMU

BMRI – 03162844nn IQPlus (31/10) – PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) mengoperasikan executive lounge di Bandara Kualanamu, Medan, Sumatera Utara, untuk memperkuat layanan kepada nasabah. nnLounge tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Direktur Utama Bank Mandiri Riswinandi pada Jumat, 31 Oktober 2014.nnBandara Internasional Kualanamu adalah bandara yang menjadi HUB ketiga Bandara Internasional di Indonesia, setelah Bandara Soekarno Hatta (Jakarta) dan Bandara Ngurah Rai (Denpasar). nnBandara ini juga akan dikembangkan menjadi kawasan aerotropolis yang berintegrasi dengan dua pelabuhan, yakni Pelabuhan Belawan, Medan dan Pelabuhan Kuala Tanjung, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara.nnMenurut Wakil Direktur Utama Bank Mandiri Riswinandi, melalui rencana pengembangan tersebut, Bandara Kualanamu berpotensi menjadi bandara yang sangat sibuk. “Pembukaan lounge ini diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi nasabah Bank Mandiri pemegang kartu kredit dan nasabah Mandiri Prioritas yang berada di Bandara Kualanamu, serta memberikan kontribusi positif dalam mendukung pengembangan bandara internasional ini,” kata Riswinandi.nnFasilitas yang dapat digunakan nasabah di Mandiri Lounge Kualanamu antara lain, penyimpanan barang bagasi nasabah, nursery room, internet corner, massage chair, dan multifunction room yang dapat digunakan sebagai ruang meeting dengan relasi bisnis.nnBank Mandiri saat ini memiliki dua Executive Lounge yang dioperasikan sendiri dengan branding .Mandiri Lounge. yang berlokasi di Terminal 2F Bandara Soekarno Hatta dan Terminal Keberangkatan Domestik Bandara Kualanamu. nnSelain itu, Bank Mandiri juga bekerja sama dengan lebih dari 30 Executive Lounge di lebih dari 20 bandara yang tersebar di seluruh Indonesia untuk memperluas layanan bagi nasabah. (End)nnn

TIGARAKSA SATRIA RAIH PENDAPATAN Rp7,04 TRILIUN PER SEPTEMBER

TGKA – 03100144nnn IQPlus, (31/10) – PT Tigaraksa Satria Tbk (TGKA) meraih pendapatan sebesar Rp7,04 triliun hingga periode September 2014 naik jika dibandingkan dengan pendapatan pada periode sama tahun sebelumnya yang Rp5,97 triliun. nnLaporan keuangan Jumat menyebutkan beban pokok penjualan naik jadi Rp6,34 triliun dan beban pokok penjualan sebelumnya yang Rp5,35 triliun dan laba bruto naik jadi Rp693,91 miliar dari laba bruto tahun sebelumnya yang Rp618,53 miliar.nnBeban naik jadi Rp514,05 miliar dari beban periode sama tahun sebelumnya yang Rp464,31 miliar dan laba sebelum pajak naik jadi Rp179,85 miliar dari laba sebelum pajak tahun sebelumnya yang Rp154,23 miliar.nnLaba bersih naik jadi Rp130,88 miliar dibandingkan laba bersih tahun sebelumnya yang Rp119,30 miliar. Total aset per September 2014 naik jadi Rp2,61 triliun dibandingkan total aset per Desember 2013 yang Rp2,47 triliun. (End)

PEMERINTAH LELANG OBLIGASI Rp4 TRILIUN PADA 4 NOVEMBER

EKOM – 03140242nnn IQPlus, (31/10) – Pemerintah akan melelang obligasi atau Surat Utang Negara (SUN) dalam mata uang rupiah dengan jumlah indikatif Rp5 triliun pada 4 November 2014 untuk memenuhi sebagian dari target pembiayaan dalam APBN Perubahan 2014.nnKeterangan tertulis Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang Kementerian Keuangan yang diterima di Jakarta, Jumat, menyebutkan SUN yang akan dilelang mempunyai nominal per unit sebesar Rp1 juta rupiah.nnTerdapat tiga seri SUN yang akan dilelang yaitu Seri SPN12150206 (penjualan kembali) dengan pembayaran bunga secara diskonto dan jatuh tempo pada 6 Februari 2015. Seri SPN12151105 (penerbitan baru) dengan pembayaran bunga secara diskonto dan jatuh tempo pada 5 November 2015. Selain itu seri FR0070 (penjualan kembali) dengan tingkat bunga tetap (fixed rate) sebesar 8,375 persen dan jatuh tempo pada tanggal 15 Maret 2024.nnPenjualan SUN tersebut akan dilaksanakan dengan sistem pelelangan yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia. Lelang bersifat terbuka, menggunakan metode harga beragam. Pemenang lelang yang mengajukan penawaran pembelian kompetitif akan membayar sesuai dengan imbal hasil yang diajukan. (End)

BAKAL DITUTUP, SBY DIMINTA SELAMATKAN HARIAN JURNAS

EKOM – 03113233nnn IQPlus, (31/10) – Karyawan PT Media Nusa Pradana (Penerbit Harian Jurnal Nasional) berharap kepada pak SBY selaku penggagas dan pendiri Harian Jurnal Nasional untuk mengambil langkah penyelamatan Harian Jurnas termasuk nasib para karyawan/wartawan. nnKetua Umum Dewan Pengurus Serikat Pekerja Jurnal Nasional (SP Jurnas), Friederich Batari mengungkapkan bahwa, seruan Serikat Pekerja Jurnal Nasional ini didasarkan pada pengumuman sepihak manajemen yang dimuat di Harian Jurnas, edisi Senin (27/10), bahwa Harian Jurnas akan beralih sepenuhnya menjadi online Jurnas.com terhitung sejak 1 Nopember 2014. Artinya, Koran Harian Jurnal Nasional tidak akan lagi menemui pembaca.n n”Padahal, Koran ini, lanjut Friederich, menjadi salah satu media massa yang selalu dibaca SBY saat menjabat Presiden RI,” ujarnya di Kantor Jurnas, Jakarta, Kemarin.n nLebih lanjut, Friederich menjelaskan kalau Serikat Pekerja Jurnal Nasional telah memfasilitasi pertemuan karyawan PT Media Nusa Pradana/wartawan Harian Jurnal Nasional dengan Direktur PT Media Nusa Pradana, Rommy Fibri.n nDalam pertemuan tersebut, Friederich menuturkan, Rommy Fibri tetap bersikukuh untuk menutup Harian Jurnal Nasional dan beralih sepenuhnya ke online Jurnas.com.n n”Hati saya berpihak pada nasib karyawan. Tapi saya kan tidak bisa berbuat banyak karena semuanya tergantung pada penyandang dana kita (Gita Wirjawan),” ucap Rommy Fibri seperti dikutip Friederich Batari.n nFriederich juga memaparkan, Direktur PT Media Nusa Pradana menegaskan bahwa hingga saat ini kita jalankan perintah penyandang dana. “Hanya dua hal untuk menyelamatkan Harian Jurnal Nasional yakni hanya tangan Tuhan dan tangan Cikeas (Pak SBY),” sebutnya.nnPada kesempatan itu, menurut Friederich, Direktur PT Media Nusa Pradana mengingatkan agar tidak ada karyawan yang dikorbankan alias tidak ada pemutusan hubungan kerja (PHK).n nDalam kesempatan tersebut juga, Friederich menyampaikan Direktur PT Media Nusa Pradana bahwa Serikat Pekerja Jurnal Nasional akan segera membentuk tim untuk mengaudit keuangan perusahaan PT Media Nusa Pradana.n n”Berdasarkan usulan SP Jurnas, pak Rommy Fibri selaku Direktur PT Media Nusa Pradana sangat mendukung. Pak Rommy menyatakan tidak akan menghalangi dan justru memfasilitasi SP Jurnas dalam melakukan audit,” tegas Friederich. (End/fu)n

BATAVIA PROSPERINDO TAMBAH KEPEMILIKAN DI BPFI

BPFI – 03150633nnn IQPlus, (31/10) – Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), pemegang saham PT Batavia Prosperindo Internasional Tbk (BPII) menyetujui atas rencana perseroan menambah investasi di perusahaan pembiayaan bermotor. Perusahaan tersebut adalah PT Batavia Prosperindo Finance Tbk (BPFI).nn”Rencana tersebut sudah disetujui oleh pemegang saham perseroan pada hari ini melalui RUPSLB yang telah kita gelar. Jadi tinggal pelaksanaannya saja,” kata Direktur Utama PT Batavia Prosperindo Internasional Tbk, Rudi Setiadi, di Jakarta, Jumat.nnRudi mengaku, bahwa saat ini pihaknya memiliki saham di BPFI sebesar 4% dari total saham yang ada di BPFI. Nantinya perseroan bakal menambah lagi sahamnya sebanyak 8% melalui pembelian saham rights issue yang dilakukan BPFI.nn”Saat BPFI rights issue, kita akan ambil sahamnya, sehingga perseroan nantinya akan memiliki saham BPFI sebanyak 12%,” ujarnya.nnAdapun amunisi (dana) yang akan digunakan untuk mengambil saham BPFI nanti, Rudi menerangkan, bahwa perseroan akan menggunakan dana dari hasil IPO kemarin yang sebesar Rp 36,8 miliar. Di mana, perseroan telah mengubah penggunaan dana hasil Penawaran Umum Perdana Saham (IPO) dari yang tadinya untuk pengembangan bisnis di kedua anak usaha yakni PT Batavia Prosperindo Sekuritas (BPS) dan PT Batavia Prosperindo Aset Manajemen (BPAM), menjadi berinvestasi di BPFI.nnAkan tetapi, dalam pelaksanaan rights issue tersebut pasalnya BPFI menawarkan saham sebanyak-banyaknya 700 juta saham dengan harga Rp 500 per saham. Direncanakan, perseroan akan mengambil bagian dengan mengeksekusi sebanyak 100 juta saham. Alhasil, perseroan harus merogoh kocek sebesar Rp 50 miliar.nn”Dana hasil IPO, seluruhnya akan kita gunakan untuk mengambil saham BPFI dan sisanya nanti akan bersumber dari dana kas internal perseroan,” ucapnya. (End/as)

HEXINDO ADIPERKASA ALAMI PENURUNAN PENDAPATAN 17,6%

HEXA – 03083101nnn IQPlus, (31/10) – PT Hexindo Adiperkasa Tbk (HEXA) alami penurunan penghasilan sebesar 17,6 persen hingga September 2014 menjadi US$191,29 juta dibandingkan penghasilan periode sama tahun sebelumnya yang US$232,14 juta.nnLaporan keuangan perseroan menyebutkan beban pokok penghasilan turun jadi US$156,93 juta dibandingkan beban pokok tahun sebelumnya US$193 juta sedangkan laba bruto turun jadi US$34,36 juta dibandingkan laba bruto tahun sebelumnya yang US$39,13 juta.nnLaba usaha turun menjadi US$10,49 juta dibandingkan laba usaha tahun sebelumnya yang US$16,19 juta. Laba sebelum pajak turun jadi US$10,45 juta dari laba sebelum pajak tahun sebelumnya yang US$16,35 juta. nnLaba sebelum pajak penghasilan turun jadi US$7,75 juta dibandingkan laba sebelum pajak tahun sebelumnya yang US$12,17 juta. nnLaba tahun berjalan sebelumnya yang US$7,75 juta dibandingkan laba tahun berjalan yang US$12,17 juta. Total aset per September 2014 menjadi US$368,82 juta dibandingkan total aset per Desember 2013 yang US$403,58 juta. (End)n

ELANG MAHKOTA ALAMI PENURUNAN LABA 13,77% PER SEPTEMBER

EMTK – 03131356nnn IQPlus, (31/10) – PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) mengalami penurunan laba bersih sebesar 13,77 persen hingga September 2014 menjadi Rp724,48 miliar atau Rp128,45 per saham dibandingkan dengan laba bersih periode sama tahun sebelumnya yang Rp840,19 miliar atau Rp148,97 per saham.nnLaporan keuangan perseroan Jumat menyebutkan pendapatan naik jadi Rp4,82 triliun dibandingkan pendapatan tahun sebelumnya Rp4,20 triliun dan beban pokok naik jadi Rp2,51 triliun dibandingkan beban pokok tahun sebelumnya yang Rp2,11 triliun.nnLaba kotor naik jadi Rp2,31 triliun dari laba kotor tahun sebelumnya yang Rp2,09 triliun. Rugi penjualan aset diderita Rp4,3 miliar dari laba penjualan aset tahun sebelumnya Rp1,42 miliar dan rugi kurs diderita Rp44,66 miliar dari laba kurs Rp328,78 miliar. Pendapatan lain-lain naik jadi Rp34,14 miliar dari pendapatan lain-lain tahun sebelumnya yang Rp10,64 miliar.nnLaba usaha turun menjadi Rp1,24 triliun dari laba usaha tahun sebelumnya yang Rp1,50 triliun dan laba sebelum pajak turun jadi Rp1,38 triliun dari laba sebelum pajak tahun sebelumnya Rp1,55 triliun. nnTotal aset perseroan hingga September 2014 mencapai Rp16,83 triliun naik dibandingkan total aset per Desember 2013 yang sebesar Rp12,83 triliun. (End)n

PENJUALAN NAIK, RUGI UNSP BERHASIL TEKAN RUGI PER SEPTEMBER

UNSP – 03164137nnn IQPlus, (31/10) – Penjualan PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP) mencapai Rp2,02 triliun hingga September 2014 dibandingkan penjualan tahun sebelumnya yang Rp1,44 triliun dan laba bruto naik jadi Rp575,27 miliar dari laba bruto tahun sebelumnya yang Rp395,37 miliar.nnLaporan keuangan perseroan Jumat menyebutkan rugi sebelum pajak diderita Rp152,07 miliar turun dari rugi sebelum pajak tahun sebelumnya yang Rp963,17 miliar. Rugi neto turun jadi Rp107,48 miliar dibandingkan rugi neto tahun sebelumnya yang Rp963,17 miliar.nnTotal aset per September 2014 naik jadi Rp18,21 triliun naik dari total aset per Desember 2013 yang sebesar Rp18,01 triliun dan total liabilitas per September 2014 mencapai Rp13,47 triliun naik dari total liabilitas per Desember 2013 yang Rp13,14 triliun. (End)n

PENJUALAN BERSIH ACE HARDWARE DI 9M-2014 MENCAPAI Rp3,35 TRILIUN

ACES – 03101511nn IQPlus, (31/10) – Sampai dengan akhir September 2014 (9M) penjualan bersih perusahaan ritel alat-alat kebutuhan rumah tangga PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES) tercatat mencapai Rp3,35 triliun.nnBila dibandingkan dengan penjualan bersih di periode yang sama tahun lalu sebesar Rp2,79 triliun angka tersebut mengalami pertumbuhan sekitar 20,25%, seperti dikutip dari laporan keuangan perseroan, Jumat.nnKontribusi penjualan bersih perseroan berasal dari penjualan yang mencapai Rp3,32 triliun dan juga dari penjualan konsinyasi-bersih sebesar Rp36,33 miliar. nnKinerja yang positif di periode 9M-2014 ini mampu mendongkrak laba yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk tumbuh 18,04% menjadi Rp375,67 miliar dari sebelumnya Rp318,25 miliar di periode yang sama tahun lalu.nnMeski beberapa beban perseroan di periode 9M-2014 juga mengalami kenaikan, namun laba kotor tercatat masih dapat tumbuh menjadi Rp1,62 triliun dan laba usaha meningkat jadi Rp487,79 miliar, serta laba sebelum pajak naik menjadi Rp461,53 miliar.nnBeberapa beban yang mengalami kenaikan di periode 9M-2014 yakni, beban pokok penjualan naik menjadi Rp1,73 triliun, sementara beban usaha naik menjadi Rp1,18 triliun dan beban keuangan naik menjadi Rp26,26 miliar.nnAdapun liabilitas perseroan sampai dengan periode 9M-2014 turun menjadi Rp556,67 miliar dari sebelumnya Rp563,42 miliar di akhir tahun 2013. Sementara total aset tumbuh menjadi Rp2,74 triliun dari sebelumnya Rp2,48 triliun di akhir tahun 2013. (end/dd)n

BISI INTERNASIONAL ALAMI PENURUNAN LABA 20,95% PER SEPTEMBER

BISI – 03140050nnn IQPlus, (31/10) – PT Bisi Internasional Tbk (BISI) alami penurunan laba bersih sebesar 20,95 persen per September 2014 menjadi Rp89,74 miliar atau Rp30 per saham dibandingkan laba bersih periode sama tahun sebelumnya yang Rp113,52 miliar atau Rp38 per saham.nnLaporan keuangan perseroan Jumat menyebutkan penjualan neto naik jadi Rp816,83 miliar dari penjualan neto tahun sebelumnya yang Rp736,68 miliar dan naiknya beban pokok jadi Rp539,53 miliar dari beban pokok tahun sebelumnya Rp408,16 miliar membuat laba bruto turun jadi Rp277,28 miliar dari laba bruto tahun sebelumnya yang Rp328,52 miliar.nnLaba usaha turun menjadi Rp18,86 miliar dibandingkan laba usaha tahun sebelumnya yang Rp140,78 miliar. Laba sebelum pajak turun menjadi Rp112,88 miliar dari laba sebelum pajak tahun sebelumnya yang Rp144,04 miliar.nnTotal liabilitas hingga September 2014 mencapai Rp257,26 miliar naik dibandingkan total liabilitas per Desember 2013 yang Rp236,93 miliar. Total aset per September 2014 mencapai Rp1,78 triliun naik dibandingkan total aset per Desember 2013 yang Rp1,71 triliun. (End)

DOLAR AS MENGUAT DIDORONG LAPORAN PDB POSITIF

COMD – 03070907nnn IQPlus, (31/10) – Kurs dolar AS menguat terhadap sebagian besar mata uang utama lainnya pada Kamis (Jumat pagi WIB), setelah laporan produk domestik bruto (PDB) riil AS pada kuartal ketiga tumbuh lebih besar dari yang diperkirakan.nnHal itu memperkuat spekulasi pasar bahwa Federal Reserve AS akan menaikkan suku bunga utamanya lebih awal dari perkiraan, mengingat momentum kenaikan ekonomi.nnPDB riil AS bertumbuh pada tingkat tahunan sebesar 3,5 persen di kuartal ketiga tahun ini, menurut estimasi awal yang dirilis oleh Departemen Perdagangan AS pada Kamis, mengalahkan estimasi para analis untuk pertumbuhan tiga persen.nnSelain itu, jumlah orang Amerika yang mengajukan klaim awal untuk tunjangan pengangguran dalam pekan yang berakhir 25 Oktober naik 3.000 menjadi 287.000, Departemen Tenaga Kerja AS mengatakan Kamis. Angka tersebut secara historis tetap pada tingkat rendah, menunjukkan pasar tenaga kerja membaik.nnData ekonomi positif konsisten dengan keputusan Fed untuk mengakhiri program stimulus pembelian aset enam tahun sehari sebelumnya, membuktikan sudut pandang bank sentral bahwa ekonomi AS terus tumbuh pada kecepatan “moderat” dan bahwa “kondisi pasar tenaga kerja terus agak membaik, dengan kenaikan lapangan pekerjaan yang mantap dan tingkat pengangguran lebih rendah”. (End)