PEMERINTAH TERBITKAN PP TAX ALLOWANCE

EKOM – 12064849nn IQPlus, (23/04) – Pemerintah menerbitkan Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2015 tentang fasilitas pajak penghasilan untuk penanaman modal di bidang usaha tertentu dan di daerah-daerah tertentu atau “Tax Allowance”.nnSalinan peraturan tersebut yang diterima di Jakarta, Rabu, menyebutkan fasilitas ini diberikan untuk kegiatan penanaman modal di Indonesia terutama untuk bidang usaha yang mendapatkan prioritas serta di daerah yang secara ekonomis mempunyai potensi untuk dikembangkan.nnPeraturan Pemerintah yang telah ditetapkan sejak 6 April 2015 ini merupakan revisi dari Peraturan Pemerintah Nomor 52 Tahun 2011 tentang perubahan kedua atas Peraturan Pemerintah Nomor 1 Tahun 2007, mengenai “Tax Allowance”.nnWajib Pajak yang melakukan penanaman modal dan bisa mendapatkan fasilitas ini apabila memenuhi kriteria antara lain memiliki nilai investasi yang tinggi atau untuk ekspor, menyerap tenaga kerja besar dan mempunyai kandungan lokal yang tinggi.nnDalam peraturan baru ini, fasilitas pajak penghasilan yang dimaksud adalah pengurangan penghasilan neto sebesar 30 persen dari jumlah penanaman modal berupa aktiva tetap berwujud termasuk tanah yang digunakan untuk kegiatan utama usaha.nnPemberian insentif pajak berupa pengurangan penghasilan neto tersebut dibebankan selama enam tahun masing-masing sebesar lima persen per tahun yang dihitung sejak saat bidang usaha mulai berproduksi secara komersial.nnFasilitas pajak ini juga mempertimbangkan adanya tambahan insentif selama setahun atau dua tahun, atas kompensasi yang lebih lama dari lima tahun namun tidak lebih dari 10 tahun, dengan beberapa persyaratan dan ketentuan berlaku.nnKetentuan tersebut antara lain, adanya tambahan setahun, apabila investasi dilakukan di kawasan industri atau berikat, Wajib Pajak mengeluarkan biaya infrastruktur sosial ekonomi di lokasi paling sedikit Rp10 miliar dan menggunakan komponen dalam negeri paling sedikit 70 persen sejak tahun keempat.nnTambahan setahun juga diberikan apabila investor memperkerjakan sekurang-kurangnya 500 tenaga kerja Indonesia selama lima tahun berturut-turut dan tambahan dua tahun diberikan apabila memperkerjakan 1000 tenaga kerja.nnSedangkan, tambahan dua tahun diberikan apabila investor mengeluarkan biaya penelitian dan pengembangan di dalam negeri dalam rangka pengembangan produk dan efisiensi paling sedikit lima persen dalam jangka waktu lima tahun.(End)n

ADARO ENERGY TETAPKAN 42 % LABA 2014 UNTUK DIVIDEN

ADRO – 12104419nn IQPlus, (23/04) – PT Adaro Energy Tbk (ADRO) dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan pada Kamis ini memutuskan untuk membagikan dividen sebesar US$75,49 juta atau sebesar 42 persen dari laba bersih tahun 2014 termasuk dividen tunai interim US$30,07 juta yang dibaharkan pada Januari 2015. Sisa dividen sebesar US$45,42 juta akan dibagikan sebagai dividen final yang akan dipublikasikan segera.nnDalam keterangan perseroan disebutkan bahsa sebesar US$100,89 juta dari laba bersih akan digunakan sebagai laba ditahan. Perusahaan energi ini meraih laba US$183,5 juta tahun lalu atau turun 21 persen karena masih rendahnya harga batubara.nnPresiden Direktur Perseroan Garibaldi Thohir mengatakan situasi makro tahun lalu masih sulit dengan harga batubara yang tertekan akibat kelebihan pasokan dan kapasaitas di pasar.nn”Kami memperkirakan kondisi pasar tahun ini akan menantang dan fundamental jangka panjang sektor batubara masih tetap kokoh, kami berada pada jalur yang tepat untuk menciptakan nilai maksimum bagi pemegang saham,” ujarnya.nnRUPST juga memberikan wewenang kepada Dewan Komisaris untuk menunjuk Kantor Akuntan Publik yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk mengaudit laporan keuangan Adaro untuk tahun berjal an dan tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2015 serta memberikan wewenang kepada Dewan Komisaris untuk menetapkan honorarium Kantor Akuntan Publik beserta persyaratan lainnya. (End)n

PERINGKAT MANDALA MULTIFINANCE DITEGASKAN DI “idA”

MFIN – 12152001nn IQPlus, (23/04) – PT Mandala Multifinance Tbk (MFIN) peringkatnya ditegaskan ada di ‘idA’ oleh PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) dengan prospek peringkat perusahaan adalah Stabil.nnDalam kesempatan yang sama Pefindo juga menegaskan peringkat tersebut untuk obligasi berkelanjutan I MFIN tahap I tahun 2012 serta obligasi berkelanjutan I tahun 2014 tahap II.nnSelain itu, Pefindo juga menegaskan peringkat yang sama untuk rencana emisi obligasi berkelanjutan II tahun 2015 senilai maksimum Rp1 triliun.nnDalam siaran pers yang diterima, Kamis, Pefindo mengatakan bahwa peringkat mencerminkan kuatnya posisi perusahaan dalam bisnis motor bekas di luar Jawa, serta kuatnya permodalan dan kinerja profitabilitas perseroan. nnNamun, peringkat juga dibatasi oleh ketatnya kompetisi di industri.nnPeringkat yang ditegaskan untuk MFIN ini akan berlaku untuk periode pemeringkatan mulai tanggal 6 Februari 2015 sampai dengan 1 Februari 2016. (End)n

INDEKS MSCI ASIA PASIFIC NAIK 0,2 PERSEN

INEW – 12074936nn IQPlus, (23/04) – Saham-saham Asia naik di hari ketiga usai ekuitas AS meningkat semalam dan saham-saham Jepang menguat karena pelemahan yen dan investor menunggu laporan sektor manufaktur China.nnIndeks MSCI Asia Pasific naik 0,2 persen ke 154,99 pada jam 9.02 waktu Tokyo. Ekonom memperkirakan indeks awal manufaktur China akan berada di level 49,6 untuk April.nnIndeks Nikkei 225 menjadi 20213,22 naik 0,39 persen sementara Indeks Kospi menjadi 2150,58 naik 0,31 persen dan indeks 5841,80 naik 0,07 persen.nn”Aliran modal ke ekuitas China diperkirakan akan berlanjut,” ujar Stan Shamu, analis dari IG Ltd. “Saham-saham di Hang Seng masih murah dibandingkan saham di kawasan lain. Saya perkirakan indeks CHina masih terus membaik dalam beberapa bulan ke depan,” ujarnya. (End)n

PERMATABANK LUNCURKAN PERMATABINTANG

BNLI – 12125829nn IQPlus, (23/04) – Dalam rangka menyediakan kebutuhan perbankan yang memadai, PermataBank meluncurkan inovasi baru untuk nasabah ciliknya yakni PermataBintang. Produk ini diharapkan membawa keuntungan di masa-masa mendatang.nnPermataBintang sebagai produk tabungan anak PermataBank memperkenalkan kartu debit dan buku tabungan dengan teknologi 4D A.R (Augmented Reality) interaktif.nnDengan inovasi terbaru ini nasabah cilik dapat memainkan 4D A.R dengan kartu debitnya serta berkreasi dengan cara mewarnai karakter-karakter Cerita Bintang secara interaktif dari buku tabungan tersebut.nnCerita Bintang merupakan karakter terbaru PermataBintang dengan mengusung konsep dunia anak-anak yang penuh dengan kreatifitas dan kebebasan berimajinasi menggapai cita-cita tanpa batas.nn”Karakter Cerita Bintang diharapkan memberi inspirasi bagi anak-anak untuk mulai gemar menabung dan mempunyai kreatifitas dan imajinasi,” ungkap Head Network PermataBank Eddie Sajoga, di Jakarta, Kamis.nnAplikasi tersebut bisa didownload di Google Play dan akan segera menyusul di App Store. Sampai saat ini jumlah rekening PermataBintang telah berkembang dengan cepat dan mencapai 200 ribu rekening. (End/ba)n

ABERDEEN LUNCURKAN KEMBALI ENAM REKSADANA TERBUKA DI INDONESIA

EKOM – 12175812nnIQPlus, (23/04) – PT Aberdeen Asset Managemen merilis kembali enam produk Reksa Dana setelah mendapatkan persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Keenam produk Reksa Dana Terbuka ini merupakan kombinasi dari Reksa Dana Saham, Pendapatan Tetap, dan Campuran.nnProduk-produk ini diperkenalkan kepada publik untuk pertama kalinya sejak Aberdeen resmi memasuki pasar Indonesia bulan Desember lalu melalui akuisisi atas PT NISP Asset Management, sekarang telah berganti nama menjadi PT Aberdeen Asset Management.nnPresiden Direktur PT Aberdeen Asset Management, Sigit Wiryadi mengatakan, produk-produk ini merefleksikan pendekatan Aberdeen yang memiliki keunggulan riset dan aspek keamanan dalam berinvestasi.nnIa juga bilang kalau perseroan dikenal sebagai manager investasi yang disiplin menerapkan prinsip-prinsip investasi. Aberdeen hanya berinvestasi dalam jangka panjang pada perusahaan yang memenuhi uji kelayakan perseroan, melalui proses yang sangat detail. Oleh sebab itu, komposisi portfolio Aberdeen terkonsentrasi secara merata dan memiliki ciri khas berbeda untuk pasar Indonesia. nn”Kami tidak akan pernah berinvestasi pada perusahaan sekedar untuk memiliki sahamnya,” komentar Sigit dalam siaran persnya, Kamis.nnAberdeen telah sejak lama berinvestasi di Indonesia. Perusahaan ini berinvestasi untuk pertama kalinya di tanah air pada tahun 1987 dan hingga saat ini sudah berinvestasi sebesar US$4.7 miliar, mewakili investor-investor dari luar negeri melalui produk-produk Reksa Dana yang dikelola.nnCara pandang ini memperlihatkan ambisi-ambisi (potensi perkembangan) Aberdeen di Indonesia. Dan karena sudah memahami perusahaan-perusahan di tanah air, Aberdeen sadar pada tren pasar lokal yang naik dan turun. Dalam waktu yang sama, Aberdeen juga menyaksikan pertumbuhan pasar dan ekonomi Indonesia yang impresif. nn “Kami menargetkan untuk menjadi 10 Manajer Investasi terbaik di Indonesia (berdasarkan jumlah dana kelolaan) dalam lima tahun ke depan. Indonesia merupakan pasar yang masih sangat besar potensinya di bidang manajemen investasi. Pasar memang tidak selalu stabil, tapi pendekatan jangka panjang kami akan mampu membantu performa Aberdeen untuk menonjol di pasar Indonesia,” papar Sigit.nnAberdeen melihat perubahan berkelanjutan yang dilakukan pemerintah dalam konteks makro dan oleh OJK dalam konteks pasar modal sebagai sinyal positif untuk investasi di Indonesia. nnMeningkatnya kesejahteraan masyarakat memberikan manfaat besar bagi industri Reksa Dana secara keseluruhan, mengingat orang-orang akan mulai mencari diversifikasi investasi yang menghasilkan keuntungan lebih besar dengan cara yang lebih pintar. Oleh karena itu, edukasi untuk investor menjadi penting.nn”Strategi Aberdeen adalah menjaga kesederhanaan dalam berivestasi, sehingga klien kami mudah memahami dan dapat melihat dengan jelas investasinya. Bahkan untuk hal sederhana seperti pemilihan nama produk, kami menghindari penggunaan jargon,” tuturnya.nnProduk unggulan Aberdeen adalah Aberdeen Indonesia Equity Fund, reksa dana dengan komposisi 100% pada saham. Produk ini dikelola oleh Bharat Joshi, direktur yang bertanggung jawab atas investasi. nnProduk Reksa Dana terbuka milik Aberdeen saat ini akan didistribusikan melalui PT. Bank OCBC NISP Tbk. Aberdeen telah menjalin hubungan yang kuat dengan OCBC NISP dalam jangka waktu yang lama, sejak masih beroperasi sebagai PT NISP Asset Management. Aberdeen berencana untuk memperluas jaringan dengan menambah jumlah distributor dalam beberapa bulan ke depan. (End/fu)n

SALAH SATU DIREKTUR KPIG LEPAS SEBAGIAN SAHAMNYA

KPIG – 12085001nn IQPlus, (23/04) – Michael S Dharmajaya, salah satu anggota Direksi PT MNC Land Tbk (KPIG) menjual sebagian saham yang dimilikinya di perusahaan MNC Group tersebut pada 21 April 2015.nnMenurut keterangan Kamis disebutkan bahwa Michael melepas 72.600 lembar saham dengan harga Rp1.340 per lembar sehingga dana yang diperoleh sebesar Rp97.284.000.nnAdapun tujuan dari penjualan saham tersebut adalah untuk kebutuhan keluarga. Dengan pelepasan tersebut maka sisa kepemilikan Miachel S Dharmajaya di MNC Land menjadi 1.884.400 atau 0,03 persen. (End)n

SUMBER ALFARIA TAWARKAN OBLIGASI BERKELANJUTAN TAHAP II

AMRT – 12140758nn IQPlus, (23/04) – PT Sumber Alfaria Tbk (AMRT) akan melakukan Penerbitan dan Penawaran Obligasi Berkelanjutan I Tahap II Tahun 2015 dengan jumlah pokok Rp1 triliun.nnMenurut keterangan perseroan Kamis menyebutkan obligasi ini terdiri dari dua seri yakni seri A dengan jangka waktu 3 tahun senilai Rp600 miliar dan bunga 9,7 persen per tahun. nnSeri B berjangka waktu 5 tahun senilai Rp400 miliar dengan bunga 10 persen per tahun. Fitch Ratings memberikan peringkat AA- untuk obligasi ini.nnBCA Sekuritas, HSBC Securities Indonesia, Mandiri Sekuritas menjadi penjamin pelaksan emisi obligasi ini dengan wali amanat BRI. Masa penawaran pada 4-5 Mei 2015 dan pencatatan 11 Mei 2015.nnPenerbitan ini merupakan bagian dari penerbitan obligasi berkelanjutan I senilai Rp2 triliun dimana penerbitan obligasi berkelanjutan I tahap I 2014 sebesar Rp1 triliun. (End)n

BTN TERUS TINGKATKAN PANGSA PASAR PEMBIAYAAN PERUMAHAN

BBTN – 12064810nn IQPlus, (23/04) -PT Bank Tabuangan Negara (Persero) Tbk akan terus berupaya meningkatkan pangsa pasar dan tetap menjadi pemimpin pasar pembiayaan perumahan di Indonesia.nn”Berdasarkan data per Desember 2014, ‘market share’ Bank BTN sebesar 27,50 persen. Untuk program perumahan nasional, Bank BTN mendominasi kredit dengan penguasaan pasar 95 persen lebih,” ujar Direktur Utama Bank BTN Maryono di Jakarta, Rabu.nnBank BTN, lanjut dia, selama ini menjadi integrator “stakeholder” strategis dalam pemecahan permasalahan perumahan di Indonesia. Pemerintah telah memberikan aspirasi untuk melakukan percepatan penyelesaian “backlog” perumahan nasional melalui program sejuta rumah untuk rakyat.nn”Bank BTN diberikan peran sentral dalam pelaksanaan program perumahan nasional yang diperuntukkan bagi rakyat di Indonesia. Kami siap untuk menjadi motor dalam menggerakkan program rumah bagi masyarakat,” katanya.nnMaryono memaparkan bahwa beberapa yang sudah dilakukan perseroan dalam mendukung program pemerintah yakni memberikan program pembelian rumah dengan uang muka (DP) 1 persen, memberikan dukungan kredit pembebasan lahan bagi pengembang yang akan membangun rumah.nnLalu, membuka “learning center housing finance” bagi pengembang pemula dan pengembang “existing” agar bersama-sama memiliki kemampuan secara professional dalam mendukung perogarm sejuta rumah.nnPada tahun 2015, lanjut dia, perseroan juga optimis membukukkan kinerja akan lebih baik dari tahun 2014. Perseroan telah menyiapkan fokus bisnis dan inisiasi bisnis antara lain mendorong pertumbuhan kredit sektor perumahan, pengembangan pertumbuhan bisnis baru, penambahan dana pihak ketiga murah dan pendanaan jangka panjang, serta memperkuat permodalan.nnDengan inisiasi aksi korporasi itu, perseroan menargetkan pertumbuhan bisnis perseroan akan lebih baik. Aset kami rencanakan akan tumbuh antara 18-20 persen. Kredit kami prediksi akan tumbuh diatas rata-rata industri pada kisaran 17-19 persen. Dana pihak ketiga direncanakan akan tumbuh sekitar 19-20 persen dan laba bersih perseroan ditargetkan tumbuh di atas 40 persen.(End)n

SEJUMLAH PIMPINAN NEGARA KAA KUNJUNGI GEDUNG SMESCO

EKOM – 12110012nn IQPlus, (23/04) – Sejumlah delegasi dan pimpinan negara yang hadir dalam Konferensi Asia Afrika (KAA) 2015 akan mengunjungi Gedung Smesco di Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, untuk melakukan kunjungan kehormatan atau courtesy visit di sela acara konferensi.nnPara pimpinan negara yang hadir di Gedung Smesco Jakarta, Kamis, akan disambut oleh Menteri Koperasi dan UKM Anak Agung Gede Ngurah (AAGN) Puspayoga.nnPada kesempatan itu, dijadwalkan hadir Perdana Menteri Mesir Ibrahim Mahlab, Menteri Perencanaan dan Monitoring Mesir Ashraf El-Araby, dan pejabat Kedutaan Besar Mesir untuk Indonesia.nnRencananya, Ibu Negara Madagaskar juga akan hadir pada pukul 11.00 WIB dan pada pukul 14.00 WIB calon pembeli dari Malaysia pun akan turut hadir.nnMenteri Puspayoga sebelum menyambut kedatangan para delegasi berharap kehadiran mereka ke Gedung Smesco yang memiliki showcase untuk beragam produk UKM unggulan dari seluruh provinsi bisa memberikan pengalaman baru.nn”Bagi mereka yang baru pertama berkunjung ke Indonesia, maka selalu menarik untuk menemukan sesuatu yang baru di sini, saya menyarankan Anda semua untuk tidak melewatkan kesempatan mengeksplorasi keunikan kebudayaan, produk, tempat yang menarik, kuliner, dan banyak hal yang mungkin tidak ditemukan di negara Anda,” katanya.nnMenteri mengatakan Gedung Smesco merupakan simbol komitmen pemerintah Indonesia untuk mempromosikan koperasi dan UKM agar semakin mampu meningkatkan kesejahteraan rakyat.nnGedung Smesco memiliki displai permanen untuk produk koperasi dan UKM unggulan dari seluruh Indonesia dan menjadi semacam one stop shopping gallery untuk produk koperasi dan UKM. (End)n

FITCH RATES BUMI SERPONG US DOLLAR NOTES FINAL BB-

BSDE – 12155342nn IQPlus, (23/04) – Fitch Ratings has assigned Indonesia-based PT Bumi Serpong Damai Tbk’s (BSD; BB-/Stable) USD225m 6.75% senior unsecured notes due on 27 April 2020 a final rating of ‘BB-’. The final rating follows the receipt of documents conforming to information already received, and is in line with the expected rating assigned on 15 April 2015.nnThe notes were issued by Global Prime Capital Pte Ltd, a wholly owned subsidiary of BSD, and guaranteed by BSD and its key subsidiaries. The notes rank pari passu with senior unsecured obligations of BSD and its key subsidiaries. Fitch expects BSD’s secured debt/EBITDA to remain below 2x-2.5x (end-2014: 1.6x), a threshold beyond which the agency will consider notching the bond rating below BSD’s Long-Term Issuer Default Rating (IDR) of ‘BB-’.nnAt the date of the indenture, subsidiaries that together account for approximately 90% of BSD’s consolidated EBITDA have guaranteed the bond. The remaining material subsidiaries, including its listed subsidiary PT Duta Pertiwi Tbk (Duta), will be restricted subsidiaries, and will be subject to restrictive covenants that prevent any meaningful subordination of potential bond investors. Because of these reasons, Fitch has rated the bond at the same level as BSD’s Long-Term IDR.nnStrong Financial Profile: BSD has a track record of maintaining a conservative financial profile. Its cash reserves exceeded its debt in 2008-2013, while its leverage (measured as debt net of unrestricted cash to the sum of inventory, land bank, advances paid for land, less customer sales advances) has remained low at other times. Fitch expects BSD’s leverage to remain below 25% over the medium term even though it plans to add to its land bank. BSD’s end-2014 EBITDA margin of 50% is strong compared to regional and domestic peers. Although EBITDA margin is likely to decline due to a lower proportion of landed property in its sales mix, Fitch expects the company to maintain EBITDA margins of more than 40% over the medium term.nnGeographic Concentration: Fitch expects BSD to generate more than 50% of its cash flow from its BSD City township over the medium term. This limits the company’s ability to discount its inventory to speed up sales and increase liquidity in a downturn, as it could impair the future profitability of a large part of its development book. However this risk is mitigated by the products within BSD City that target different price points and both the residential and commercial segments. The diversity may help the company to offer discounts on some products, if needed. (End)n

SUMMARECON AGUNG HARI INI CATATKAN OBLIGASI DAN SUKUK TAHAP III

SMRA – 12080832nn IQPlus, (23/04) – PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) hari ini mencatatkan obligasi berkelanjutan I tahap II dengan nilai Rp150 miliar dengan bunga 10,5 persen per tahun.nnMenurut keterangan BEI Kamis disebutkan bahwa obligasi ini berjangka waktu tiga tahun dimana pembayaran bunga pertama dilakukan pada 22 Juli 2015.nnSelain itu perseroan juga mencatatkan sukuk ijarah berkelanjuta I tahap III tahun 2015 senilai Rp150 miliar dengan cicilan imbalan ijarah Rp15,75 miliar per tahun dimana pembayaran cicilan ijarah pertama pada 22 Juli 2015.nnWali amanat Bank CIMB Niaga Tbk. Sedangkan peringkat obligasi dan sukuk adalah idA+ dan idA+(sy). (End)n

KONTRAK BARU ADHI MENCAPAI Rp2,5 TRILIUN HINGGA MARET 2015

ADHI – 12125623nn IQPlus, (23/04) – PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) mencatat raihan kontrak baru hingga akhir Maret 2015 mencapai Rp2,5 triliun. Kontrak ini diraih melalui beberapa proyek mayoritas yang terbagi atas proyek-proyek yang berasal dari lini konstruksi bisnis sebesar 89%, sementara sisanya merupakan proyek dari lini bisnis lainnya.nn”Per maret 2015 kemarin, kontrak baru adhi Rp2,5 triliun. Kontrak per maret ini ialah kontrak yang sudah di tandatangani,” kata dia dalam Investor Day 2015, di gedung BEI, Kamis.nnIa mengungkapkan, realisasi kontrak baru tersebut mayoritas terdiri dari Swasta atau lainnya sebanyak 56%, dari APBN/BD sebanyak 28%, sementara BUMN tercatat sebesar 16%.nnUntuk kinerja perseroan tahun ini, perseroan menargetkan kontrak baru sebesar Rp15,2 triliun, dimana lini bisnis jasa konstruksi ditargetkan meraih perolehan kontrak baru sebesar Rp12,5 triliun, lini bisnis Engineering Procurement dan Construction (EPC) Rp460,1 miliar , lini bisnis properti realti Rp1,7 triliun, dan bisnis precast concrete Rp479 miliar.nn”Sedangkan dari jenis pekerjaan, proyek gedung diperkirakan sebanyak 39 persen, jalan dan jembatan sebesar 31 persen, dan sisanya adalah proyek infrastruktur lainnya,” tuturnya.nnSebagai informasi, sepanjang 2014, perseroan berhasil meraih kontrak baru sebesar Rp9,2 triliun yang di didominasi oleh proyek swasta/lainnya 52%, BUMN/BUMD 24%, APBN/APBD 24 persen. Dari jenis pekerjaan, presentasi terbesar adalah proyek gedung sebesar 43%, jalan dan jembatan 19 persen, dan sisanya proyek infrastruktur lainnya. (End/fu)nn

SAWIT SUMBER MAS BERHARAP HARGA CPO MEMBAIK TAHUN INI

SSMS – 12175647nnIQPlus, (23/04) – PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS) memperkirakan harga Crude Palm Oil (CPO) masih belum stabil pada tahun ini. Hal itu akan menjadi tantangan bagi perseroan yang memiliki bisnis perkebunan kelapa sawit.nn”Masih fluktuatifnya harga CPO pada tahun lalu dan masih dalam tekanan pada awal tahun ini menjadi tantangan bagi perseroan dalam menjalankan bisnis sawit,” kata Direktur Utama SSMS, Rimbun Situmorang, di Jakarta, Kamis. nnDirinya mengaku, tantangan besar perseroan kedepan justru adalah mempertahankan pertumbuhan bisnis yang sehat.⿬ ⿪Dengan implementasi pengelolaan perkebunan terbaik, lalu mengutamakan keberlangsungan lingkungan hidup. nn”Kemudian dapat menjaga hubungan baik dengan masyarakat sekitar perkebunan,” ujarnya.nn⿪Seperti diketahui, harga CPO pada sepanjang tahun 2014 lalu mengalami penyesuaian karena koreksi musim panas El Nino yang diduga lebih ringan dari estimasi sebelumnya.⿬ Sementara, harga CPO pada kuartal III tahun lalu juga tertekan karena pasokan minyak nabati dunia meningkat setelah panen yang baik di Amerika.⿬nn⿪Dia menjelaskan, pihaknya tetap optimis kalau harga CPO akan membaik. Meskipun ada gejolak, namun dapat terlihat harga CPO cenderung membaik. “Kami perkirakan gejolak harga yang bersifat jangka pendek. Kami optimis pada tahun ini harga CPO akan lebih baik,” tegasnya. (end/as)n

FITCH RATES ALFAMART DUAL-TRANCHE BOND AT AA-

AMRT – 12091329nn IQPlus, (23/04) – Fitch Ratings Indonesia has assigned a National Long-Term Rating of ‘AA-(idn)’ to PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk’s (Alfamart; AA-(idn)/Stable) proposed IDR1trn bond issue. The new bonds will be issued in two tranches: IDR600bn of 9.7% notes maturing in three years and IDR400bn of 10% notes maturing in five years. The new bonds are the last issue from Alfamart’s outstanding IDR2trn bond programme, from which it issued IDR1trn of notes in 2014.nnFitch does not expect the new issue to impair Alfamart’s overall credit profile because the proceeds will be used to repay existing bank loans.nnThe bonds and bond programme are rated at the same level as Alfamart’s National Long-Term Rating of ‘AA-(idn)’ as they constitute direct, unconditional, and senior unsecured obligations of the company. The rating assigned to the bond programme is no assurance that bonds issued under the programme will be assigned a rating, or that the rating assigned to a specific issue will be the same as that of the programme.nn’AA’ National Ratings denote expectations of very low default risk relative to other issuers or obligations in the same country. The default risk inherently differs only slightly from that of the country’s highest rated issuers or obligations.nnWeak Consumer Sentiment Impacted 2014: Activities related to the national elections typically contribute to higher sales per day; however, this did not eventuate in 2014. Weaker consumer sentiment and more intense competition contributed to slower same-store sales growth (SSSG) of around 6% in 2014 compared with a historical average of around 9%. Weak consumer sentiment was to a large extent driven by higher inflation and a fuel subsidy cut towards the end of 2014. Despite this, Alfamart’s 2014 financial metrics were within our rating guidelines, although its leverage was slightly above our initial expectations. Consumer sentiment has since recovered, with inflation easing and interest rates falling slightly.nnMarket Leader: With over 10,000 stores in the portfolio, Alfamart controls about 50% of Indonesia’s mini-market store sector through multiple brands: Alfamart, Alfamidi, and Lawson. Alfamart is therefore able to achieve economies of scale across its distribution centres while its market leadership provides it with buying power. Although both Alfamart and its major competitor Indomaret have expanded rapidly in recent years and mini-market store density has increased, we believe there is still ample room for growth of modern grocery stores in the Greater Jakarta region and areas outside Java. Indonesia’s large population and rising middle class, and the low penetration of modern grocery stores will support growth in the sector. (End)n

HENNY M CHANDRA MUNDUR DARI JAJARAN DIREKSI MAHAKA MEDIA

ABBA – 12140536nn IQPlus, (23/04) – PT Mahaka Media Tbk (ABBA) menyampaikan salah satu anggota Direksinya yang bernama Henny M Chandra mengundurkan diri dari jabatan sebagai Direktur Penjualan dan Pemasaran.nnDirektur Corporate Affair & Corporate Secretary ABBA, Agoosh Yoosran dalam keterbukaan informasi, Kamis mengatakan pihaknya telah menerima surat pengunduran yang diajukan oleh Henny M Chandra. nnAgoos menambahkan bahwa pengunduran diri Henny M Chandra dari jabatannya akan berlaku efektif terhitung mulai sejak tanggal 1 Mei 2015 mendatang.nnDengan adanya pengunduran diri dari salah satu anggota Direksinya ini perseroan berencana akan mengadakan rapat umum pemegang saham (RUPS) untuk menegaskan susunan Direksi selanjutnya. (End/dd)n

WIKA AJUKAN PMN Rp6 TRILIUN GARAP INFRASTRUKTUR

WIKA – 12064639nn IQPlus, (23/04) – PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) segera mengusulkan kepada pemerintah untuk mendapatkan suntikan dana berupa penyertaan modal negara (PMN) sebesar Rp5 triliun-Rp6 triliun pada tahun 2016 untuk menggarap infrastruktur.nn”Setelah tahun ini (2015) PMN yang kami ajukan ditolak di DPR, sekarang kami usulkan kembali untuk mendapatkannya pada tahun 2016,” kata Direktur Utama WIKA Bintang Perbowo usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan WIKA, di Jakarta, Rabu.nnMenurut Bintang, usulan PMN tersebut sejalan program pemerintahan Presiden Joko Widodo yang gencar membangun infrastruktur mulai dari energi, jalan tol, pelabuhan dan pembangkit listrik.nnHingga tahun 2019, untuk memenuhi tingkat ketersediaan listrik (rasio elektrifikasi) yang saat ini masih sekitar 70 persen, pemerintah merancang pembangunan pembangkit hingga 35.000 MW.nnPada infrastruktur jalan, sedang dikembangkan proyek jalan tol Sumatera dan Trans Sulawesi, jalur kereta api, jalan raya, jembatan. Demikian juga pembangunan sejumlah bandara dan pelabuhan serta bendungan irigasi dalam jumlah besar.nnUntuk itu tambah Bintang, dibutuhkan pekerjaan sipil yang mencakup seluruh rencana pengembangan infrastruktur tersebut.nn”WIKA dengan segala kemampuan dan pengalamannya di sektor infrastruktur dan konstruksi siap berperan dalam menjalankan proyek-proyek pemerintah tersebut. Karena memang sesuai dengan bidang yang kami geluti,” tegasnya.nnIa menjelaskan WIKA sudah mulai melakukan penjajakan kembali kepada Kementerian BUMN selaku kuasa pemegang saham perusahaan untuk mendapatkan PMN yang dimaksud.nn”Kami siap menggunakan PMN hanya untuk proyek percepatan pembangunan infrastruktur pemerintah. Kalau untuk proyek WIKA sendiri, perseroan memiliki pendanaan baik dari pinjaman perbankan maupun dari pasar modal,” tegas Bintang.(End)n

KORSEL : INDONESIA SANGAT PENTING BAGI KAMI

EKOM – 12112836nn IQPlus, (23/04) – Deputi Perdana Menteri Korea Selatan Hwang Woo-Yea mengatakan bahwa Indonesia memiliki arti penting bagi Korea Selatan terutama dari sisi kerja sama ekonomi.nn”Indonesia sangat penting bagi Korea. Indonesia merupakan negara pertama yang mana investasi Korea ke luar negerinya direalisasikan. Maka dari sisi perdagangan atau investasi, Indonesia begitu penting bagi kami,” kata Hwang Woo-Yea di Jakarta Convention Center, Kamis.nnDeputi Perdana Menteri Korea Selatan Hwang Woo-Yea melakukan pertemuan bilateral dengan Wakil Presien Jusuf Kalla dalam rangkaian acara Konferensi Asia Afrika (KAA).nnDalam pertemuan tersebut, Korea Selatan meminta agar hubungan persahabatan Korea Selatan dan Indonesia ditingkatkan lebih lanjut lewat kerja sama kedua negara.nn”Kerja sama antar kedua negara khususnya investasi Korea ke Indonesia dalam bidang-bidang yang tidak sederhana seperti chemical atau pertahanan atau pembuatan baja. Industri itu sangat penting untuk pembangunan ekonomi suatu negara. Maka, kedua negara akan meningkatkan hubungan ekonomi yang baik,” jelasnya.nnIndonesia dan Korea Selatan membahas potensi kerja sama kedua negara terutama dalam bidang infrastruktur, manufaktur, dan pertanian. Kerja sama antara Indonesia dan Korea Selatan telah terjalin, dalam bidang industri kimia, pertahanan, dan pembuatan baja.nnMelihat potensi kerja sama tersebut, Korea Selatan akan menindaklanjuti kerja sama kedua negara dibidang infrastruktur dan pertanian.nn”Kerja sama kedua negara di bidang manufaktur telah berjalan sangat lancar. Sedangkan untuk bidang infrastruktur dan pertanian, begitu saya kembali ke Korea, saya akan membicarakan hal ini kepada menteri-menteri ekonomi terkait. Tiga bidang itu, kami akan membuat kerja sama,” ujar Hwang Woo-Yea. (End)n

NIPPON INDOSARI SIAPKAN BELANJA MODAL Rp350 MILIAR DI 2015

ROTI – 12160805nn IQPlus, (23/04) – PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI) mengalokasikan dana belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp350 miliar untuk mendukung pengembangan bisnis perusahaan.nnPublic Relation Nippon Indosari Corpindo, Stephen Orlando mengungkapkan, dari dana capex yang sebesar Rp350 miliar berasal dari dana internal perusahaan dan surat utang atau obligasinn”Dana capex berasal dari internal dan obligasi. Rp160 miliar dari bonds sisanya dari internal,” ujarnya dalam Investor Day 2015 di gedung BEI, Kamis.nnIa juga mengatakan, perseroan belum akan menambah pabrik lagi lantaran saat ini sudah ada 10 pabrik yang kapasitasnya memproduksi sekitar 4 juta pieses roti per harinya.nnTercatat, pendapatan perseroan sepanjang tahun 2014 sebesar Rp1,88 triliun, atau naik 24,9% dibandingkan dengan setahun sebelumnya Rp1,5 triliun.nnSedangkan laba bersih Nippon Indosari Corporindo mencapai Rp188,57 miliar pada 2014, naik 19,3% dari tahun sebelumnya Rp158,01 miliar. (End/fu)n

PENDAPATAN OPERASIONAL SILOAM DI KUARTAL I TUMBUH 30 PERSEN

SILO – 12080408nn IQPlus, (23/04) – PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO) meraih pertumbuhan pendapatan operasi kotor (GOR) yang tumbuh 30 persen menjadi Rp976 miliar dibandingkan periode sama tahun 2014 yang Rp751 miliar.nnMenurut keterangan perseroan Kamis disebutkan bahwa EBITDA naik 47 persen menjadi Rp162 miliar dari Rp110 miliar tahun sebelumnya karena naiknya marjin EBITDA.nnGOR tumbuh dengan stabil dimana tujuh rumah sakit matang dan berkembang dari perseroan memberikan kontribusi sebesar Rp595 miliar atau 61 persen dari GOR, sedangkan tiga belas rumah sakit baru menyumbang Rp378 miliar mewakili 39 persen GOR. Anak perusahaan Siloam lainnya menyumbang Rp3 miliar.nnLaba bersih setelah pajak kuartal pertama tahun ini naik menjadi Rp34 miliar karena naiknya pendaftaran pasien rawat inap sebesar 42 persen.nnPresiden Direktur Siloam, Romeo Liedo mengatakan target perseroan untuk mempunyai lebih dari 50 rumah sakit pada 2017 dengan kapasitas tempat tidur sebanyak 10.000 dan mencapai lebih dari 5 juta pasien setiap tahun.nn”Kinerja keuangan Q1 2015 masih solid menunjukan strategi dan model bisnis kami bekerja sesuai rencana guna mencapai target 50 rumah sakit beroperasi di 2017,” ujarnya. (End)n