SINAR MAS MULTIARTHA RAIH PENDAPATAN Rp4,59 TRILIUN PER MARET

SMMA – 19152311nn IQPlus, (29/04) – PT Sinar Mas Multiartha Tbk (SMMA) meraih pendapatan sebesar Rp4,59 triliun per Maret 2016 naik dibandingkan pendapatan periode triwulan tahun sebelumnya yang Rp4,31 triliun.nnLaporan keuangan Jumat menyebutkan beban naik menjadi Rp4,23 triliun dari beban di triwulan tahun sebelumnya yang Rp3,96 triliun membuat laba sebelum pajak meningkat jadi Rp356,96 miliar dibandingkan laba sebelum pajak di triwulan tahun sebelumnya yang Rp345,73 miliar.nnSedangkan laba bersih naik tipis menjadi Rp276,99 miliar dibandingkan laba bersih triwulan pertama tahun lalu yang Rp267,49 miliar.nnJumlah aset per Maret 2016 mencapai Rp59,82 triliun naik dibandingkan jumlah aset per Desember 2015 yang Rp56,77 triliun. (end)n

BKPM PROMOSIKAN KEMUDAHAN BERUSAHA KE INVESTOR MALAYSIA

EKOM – 19205210nn Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Franky Sibarani menyampaikan informasi terkait kemudahan berusaha di hadapan 170 pengusaha Malaysia dalam acara Indonesia-Malaysia Investment Forum di Kuala Lumpur, Jumat.nnMelalui keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat, acara tersebut juga dihadiri Dubes RI untuk Malaysia Herman Prayitno serta pejabat Malaysia seperti Menteri Perdagangan Internasional dan Industri Malaysia Dato’ Mustapa Mohamed.nn”BKPM sendiri telah merubah paradigma dari rezim perizinan menjadi rezim pelayanan,” kata Franky yang menyampaikan paket-paket kebijakan yang dikeluarkan pemerintah termasuk paket yang terakhir terkait kemudahan berusaha.nnMenurut Franky, Malaysia merupakan salah satu negara mitra investasi utama bagi Indonesia.nnTahun lalu, Malaysia tercatat sebagai peringkat kedua teratas sebagai asal negara investasi atau dalam enam tahun terakhir periode 2010-2015 tercatat di peringkat kelima dengan nilai investasi 7,2 miliar dolar AS.nn”Kami juga mencatat komitmen investasi sebesar 15,7 miliar dolar AS yang telah didaftarkan dalam enam tahun terakhir. Secara rata-rata realisasi investasi Malaysia di Indonesia naik 55 persen per tahun antara 2010-2015 dan kenaikan 75 persen per tahun dari sisi komitmen investasi,” jelasnya.(end)nn

LABA BANK BRI DI TRIWULAN I CAPAI Rp6,14 TRILIUN

BBRI – 19064120nn IQPlus, (29/04) – PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI)mencatatkan kenaikan laba setelah taksiran pajak pada triwulan I/2016 sebesar 0,6 persen menjadi Rp6,14 triliun dibandingkan periode yang sama 2015.nn”Raihan laba itu berasal dari meningkatnya total pendapatan perseroan sebesar 11,46 persen menjadi Rp25,75 triliun,” ujar Direktur Utama Bank BRI Asmawi Syam di Jakarta, Kamis.nnIa mengemukakan bahwa pendapatan bunga menyumbang 80 persen atas total pendapatan, tercatat mengalami kenaikan menjadi Rp21,84 triliun pada triwulan I 2016 dibandingkan periode sama tahun sebelumnya Rp20,08 triliun. Sedangkan sumber pendapatan lainnya, berasa dari pendapatan non bunga yang mencapai Rp3,91 triliun atau tumbuh 29,55 persen dari periode sebelumnya.nnDi sisi pinjaman, Asmawi Syam mengatakan bahwa total penyaluran kredit sepanjang triwulan I 2016 mencapai Rp561,11 triliun atau tumbuh 18,65 persen secara tahunan di mana kenaikan penyaluran kredit terjadi di semua segmen bisnis.nn”Kredit bermasalah (NPL) BRI untuk ‘netto’ berada di level 0,59 persen dan ‘gross’ di level 2,22 persen, atau jauh diambang batas yang ditetapkan oleh reglator yakni 5 persen,” paparnya.nnSedangkan dari sisi pendanaan, total dana pihak ketiga (DPK) yang berhasil dihimpun perseroan mengalami peningkatan dari sebesar Rp587,73 triliun pada triwulan I 2015 menjadi Rp631,78 triliun pada periode sama tahun ini.nnTerkait biaya dana (cost of fund), Asmawi Syam memaparkan perseroan berhasil menurunkan sebanyak 76 basis poin menjadi 3,98 persen. Turunnya biaya dana merupakan hasil dari upaya perbaikan “funding structure” yang dilakukan perseroan, dimana komposisi dana murah atau “current account saving account” (CASA) terhadap DPK tumbuh 56,54 persen di kuartal I 2016 dari 51,74 persen pada periode sama tahun sebelumnya. (end)n

MASA MASIH RUGI US$1,32 JUTA PER MARET 2016

MASA – 19075555nn IQPlus, (29/04) – PT Multistrada Arah Sarana Tbk (MASA) masih menderita rugi sebesar US$1,32 juta per Maret 2016 meski ruginya turun dari periode sama tahun sebelumnya yang US$2,54 juta.nnLaporan keuangan perseroan Jumat menyebutkan penjualan turun jadi US$62,15 juta dari penjualan triwulan tahun sebelumnya yang US$66,67 juta dan laba bruto turun jadi US$6,26 juta dari laba bruto tahun sebelumnya yang US$8,90 juta.nnRugi usaha turun jadi US$266,94 ribu dari rugi usaha tahun sebelumnya yang US$1,35 juta. Rugi sebelum pajak turun jadi US$1,90 juta dari rugi sebelum pajka tahun sebelumnya US$2,69 juta.nnTotal aset per Maret 2016 mencapai US$592,49 juta turun dari total aset per Desember 2015 yang US$598,43 juta. (end)n

WISMILAK INTI MAKMUR ALAMI KENAIKAN LABA JADI Rp35,16 MILIAR

WIIM – 19094006nn IQPlus, (29/04) – PT Wismilak Inti Makmur Tbk (WIIM) alami kenaikan laba per Maret 2016 menjadi Rp35,16 miliar dibandingkan laba periode triwulan tahun sebelumnya yang Rp33,44 miliar.nnLaporan keuangan perseroan Jumat menyebutkan penjualan neto menjadi Rp440,91 miliar naik dari penjualan neto di triwulan pertama tahun sebelumnya yang Rp419,57 miliar.nnLaba kotor naik menjadi Rp138,67 miliar dari laba kotor triwulan pertama tahun sebelumnya Rp127,35 miliar. Kenaikan beban usaha menjadi Rp94,48 miliar dari beban usaha triwulan tahun sebelumnya yang Rp80,55 miliar.nnLaba usaha turun jadi Rp44,18 miliar dari laba usaha triwulan tahun sebelumnya yang Rp46,80 miliar. Namun raihan pendapatan lain-lain sebesar Rp1,67 miliar dari beban lain-lain tahun sebelumnya Rp3,45 triliun.nnLaba sebelum pajak naik jadi Rp45,85 triliun naik dari laba sebelum pajak di triwulan pertama tahun sebelumnya yang Rp43,34 triliun.nnTotal aset per Maret 2016 turun tipis jadi Rp1,30 triliun dari total aset per Desember 2015 yang Rp1,34 triliun. (end)n

WIKA REALTY SIAP MELANTAI DI BURSA PADA SEPTEMBER 2016

WIKA – 19125659nn IQPlus, (29/04) – PT Wijaya Karya (.Perseroan) Tbk (WIKA) berencana melepas saham anak usahanya, yakni PT Wika Realty melalui Penawaran Umum Perdana Saham (Initial Public Offering/IPO). Rencana tersebut bakal direalisasikan pada bulan September tahun 2016.nn”IPO yang diperkirakan terjadi di September 2016,” kata Direktur Utama Wijaya Karya Bintang Perbowo..nnBintang mengungkapkan, disaat kondisi pasar modal dan bisnis properti yang sedang membumi pada saat ini, adalah waktu yang tepat untuk melangsungkan IPO. “Pasar modal bagus, bisnis properti bagus, makannya WIKA Realty akan kita bawa IPO di September 2016,” tegasnya.nn.Ia menjelaskan, bahwa dana emisi yang diincar dari IPO tersebut mencapai Rp1 triliun. Diharapkan, aksi korporasi itu dapat dicapai dengan baik dan sukses, agar bisa mendukung bisnis anak usaha Perseroan.nn”Prosesnya memang mulai di akhir Juni, maka September akan direalisasikan IPO (Wika Realty),” ucap Bintang.. nnSebelumnya dikabarkan, WIKA Realty sudah direncanakan bakal melakukan IPO di awal 2015. Namun, langkah itu terhambat akibat lesunya perekonomian. Alhasil, rencana IPO tidak berhasil terealisasi di 2015. PT WIKA Realty bergerak di bidang Realty, Properti, dan konstruksi. Pada 2001, Wika Realty melakukan diversifikasi usaha yang semula fokus pada bisnis realty sebagai pengembang berkembang menjadi tiga bidang usaha yaitu pengembangan bisnis Realty, manajemen properti, dan jasa konstruksi. (end/as)n

LABA CITRA MARGA SEBESAR Rp148,42 MILIAR PER MARET 2016

CMNP – 19151942nn IQPlus, (29/04) – PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP) meraih laba bersih sebesar Rp148,42 miliar per Maret 2016 naik dibandingkan laba bersih periode sama tahun sebelumnya yang Rp138,43 miliar.nnLaporan keuangan perseroan Jumat menyebutkan, pendapatan naik jadi Rp511,30 miliar dari pendapatan di triwulan tahun sebelumnya yang Rp427,81 miliar dan laba bruto naik menjadi Rp216,84 miliar dari laba bruto di triwulan tahun sebelumnya yang Rp166,27 miliar.nnLaba usaha naik jadi Rp167,64 miliar dari laba usaha di triwulan tahun sebelumnya yang Rp121,60 miliar. Laba sebelum pajak meningkat jadi Rp181,08 miliar naik dari laba sebelum pajak di triwulan tahun sebelumnya Rp170,43 miliar.nnTotal aset per Maret 2016 mencapai Rp6,56 triliun naik dibandingkan total aset per Desember 2015 yang Rp6,18 triliun. (end)n

AMANKAN ASET, TELKOM GANDENG TNI

TLKM – 19063925nn IQPlus, (29/04) – PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) bersama TNI melakukan aksi pengecatan seluruh tiang telepon milik perusahaan itu dengan warna Merah Putih serentak di seluruh Indonesia.nn”Progam yang diberi nama ‘Tiang Kami Pelanggan Kami’ ini, selain untuk pemeliharaan aset infrastruktur juga untuk mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya tiang telepon bagi masyarakat dan lingkungan,” kata Deputy EVP Telkom Regional2 Edwin Aristiawan, dalam siaran pers di Jakarta, Kamis.nnMenurut Edwin, tiang telepon merupakan aset Telkom milik bangsa Indonesia sangat penting dipelihara dalam rangka memberikan layanan telekomunikasi yang prima kepada masyarakat di sekitarnya.nn”Tiang telepon digunakan sebagai titik menggelar jaringan kabel yang dimiliki Telkom untuk layanan telekomunikasi suara maupun data,” tegas Edwin.nnIa menjelaskan, aksi simpatik ini dilakukan di perumahan-perumahan sehingga timbul keinginan masyarakat untuk lebih aktif berpartisipasi dalam menjaga dan merawat tiang telepon tersebut.nnDikatakannya, saat ini Telkom sedang mengembangkan IndiHome, layanan bundling “triple play” (telepon, internet, dan TV kabel) yang dapat memenuhi tuntutan pelanggan akses internet dengan kecepatan tinggi di atas 10 Mbps.nnSelain pengecatan tiang telepon, dalam aksi simpatik “Tiang Kami Pelanggan Kami” Telkom dan TNI juga menggelar pemeriksaan kesehatan dan perbaikan sarana umum.nn”Kegiatan ini diharapkan juga dapat dilakukan secara berkesinambungan dengan melibatkan berbagai pihak agar bersama-sama menyelamatkan aset BUMN berarti menyelamatkan aset negara,” katanya. (end)n

SALIM IVOMAS RAIH KENAIKAN LABA JADI Rp67,76 MILIAR DI TRIWULAN I

SIMP – 19080412nn IQPlus, (29/04) – PT Salim Ivomas Tbk (SIMP) meraih kenaikan laba bersih menjadi Rp67,76 miliar di triwulan I 2016 dibandingkan laba bersih periode sama tahun sebelumnya yang Rp46,75 miliar.nnLaporan keuangan perseroan Jumat menyebutkan penjualan jadi US$3,15 juta naik dari penjualan triwulan tahun sebelumnya yang Rp2,65 triliun dan beban pokok naik jadi Rp2,58 triliun dibandingkan beban pokok triwulan tahun sebelumnya yang Rp2,01 triliun.nnLaba bruto turun jadi Rp564,25 miliar turun dari laba bruto tahun sebelumnya Rp647,43 miliar. Laba usaha turun jadi Rp183,50 miliar dari laba usaha turun sebelumnya Rp383,76 miliar.nnLaba sebelum pajak turun jadi RP94,54 miliar dari laba sebelum pajak tahun sebelumnya Rp88,25 miliar. Total aset per Maret 2016 menjadi Rp32,06 triliun naik dari total aset per Desember 2015 yang Rp31,69 triliun.nnTotal aset per Maret 2016 menjadi Rp32,06 triliun dari total aset per Desember 2015 yang Rp31,69 triliun. (end)n

MIDI UTAMA RAIH PENDAPATAN Rp1,85 TRILIUN DI TRIWULAN PERTAMA

MIDI – 19094517nn IQPlus, (29/04) – PT Midi Utama Indonesia Tbk (MIDI) meraih pendapatan neto jadi Rp1,85 triliun di triwulan pertama tahun ini dibandingkan pendapatan triwulan pertama tahun sebelumnya yang Rp1,47 triliun.nnLaporan keuangan perseroan Jumat menyebutkan beban pokok naik jadi Rp1,37 triliun dari beban pokok triwulan tahun sebelumnya Rp1,09 triliun dan laba bruto naik jadi Rp477,36 miliar dari laba bruto triwulan tahun sebelumnya Rp380,71 miliar.nnLaba usaha naik jadi Rp55,93 miliar dari laba usaha di triwulan tahun sebelumnya yang Rp39,70 miiar dan laba sebelum pajak naik jadi Rp15,97 miliar dari laba sebelum pajak di triwulan tahun sebelumnya Rp8,94 miliar.nnLaba periode berjalan diraih Rp13,30 miliar naik dari laba bersih triwulan pertama tahun lalu Rp9,01 miliar. Jumlah aset per Maret 2016 mencapai Rp3,34 triliun meningkat dibandingkan jumlah aset per Desember 2015 yang Rp3,23 triliun. (end)n

PENDAPATAN NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING CAPAI Rp268,79 MILIAR

DGIK – 19125617nn IQPlus, (29/04) – Pendapatan PT Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk (DGIK) alami penurunan cukup dalam hingga Maret 2016 menjadi Rp268,79 miliar dibandingkan pendaptan periode triwulan tahun sebelumnya yang Rp430,09 miliar.nnLaporan keuangan Jumat memnyebutkan beban kontrak turun jadi Rp238,29 miliar dari beban kontrak tahun sebelumnya yang Rp381,38 miliar dan laba bruto turun menjadi Rp30,50 miliar dari laba bruto triwulan tahun sebelumnya Rp48,70 miliar.nnSementara laba usaha turun menjadi Rp3,99 miliar dibandingkan laba usaha triwulan tahun lalu yang Rp11,58 miliar. Ditambah beban lain-lain naik menjadi Rp2,61 miliar dari beban lain-lain tahun sebelumnya yang Rp515,24 juta.nnLaba sebelum pajak turun tajam menjadi Rp1,38 miliar dibandingkan laba sebelum pajak triwulan tahun lalu yang Rp11,06 miliar dan laba bersih tercatat Rp1,06 miliar turun dari laba bersih di triwulan tahun lalu yang Rp11,06 miliar. (end)n

PERUSAHAAN ENERGI AS NATIONAL VARCO PHK 6.000 KARYAWAN

EKOM – 19152953nn IQPlus, (29/04) – National Oilwell Varco, sebuah perusahaan energi multinasional AS, melakukan pemutusan hubungan kerja terhadap 6.000 karyawannya pada kuartal pertama tahun ini untuk menghadapi harga minyak yang rendah, perusahaan mengatakan Kamis.nnPerusahaan pmbuat peralatan ladang minyak yang berbasis di Houston itu, juga berencana untuk menutup total 200 fasilitas produksinya, kata perusahaan dalam sebuah pernyataan.nnPerusahaan, yang melakukan operasi di lebih dari 1.200 lokasi di seluruh dunia, melaporkan kerugian 21 juta dolar AS pada kuartal pertama, dengan pendapatannya jatuh 55 persen tahun ke tahun.nnLiat Williams, CEO (chief executive officer) National Oilwell Varco, mengatakan perusahaannya akan terus menyesuaikan biaya untuk mengatasi harga minyak rendah, yang telah memaksa banyak perusahaan energi di seluruh dunia mengurangi jumlah pekerja dan anggarannya.nnDi negara bagian AS, Texas, yang menghasilkan 31 persen dari minyak mentah negara itu, sekitar 72.000 pegawai telah kehilangan pekerjaan mereka di industri energi pada 2015.nnMenurut perkiraan oleh Aliansi Produsen Energi Texas, 40.000 pekerja bisa kehilangan pekerjaan tahun ini.nnDi Amerika Serikat, yang merupkan sumber banyak energi dari minyak bumi daripada sumber lainnya, dan sangat bergantung pada produk minyak mentah, lebih dari 60 perusahaan minyak dan gas sejauh ini mengajukan kebangkrutan akibat penurunan harga minyak. (end)n

PERTUMBUHAN EKONOMI 2017 DIPERKIRAKAN CAPAI 5,5-5,9 PERSEN

EKOM – 19063838nn IQPlus, (29/04) – Pemerintah memproyeksikan pertumbuhan ekonomi 2017 sebesar 5,5-5,9 persen, sedangkan inflasi dikisaran 3-5 persen dan nilai tukar rupiah Rp13.650-Rp13.900 per dolar AS.nnHal ini diungkapkan Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro saat konferensi pers usai Rapat Terbatas yang dipimpin Presiden Joko Widodo di Kantor Kepresidenan Jakarta, Kamis.nnSementara untuk harga minyak diperkirakan pada kisaran 35-45 dolar AS per barel, lifting minyak 740-760 ribu barel per hari dan lifting gas 1 – 1,1 juta barel per hari.nn”Sedangkan untuk penerimaan, kita akan konservatif dengan hanya memperkirakan penerimaan perpajakan naik tidak lebih dari Rp30 triliun di 2017 dibandingkan perkiraan penerimaan di 2016,” katanya.nnUntuk Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), kata Bambang Brodjo, masih akan dipengaruhi rendahnya harga migas, sedangkan belanja pemerintah pusat belum bisa sampaikan angkanya.nn”Tapi intinya belanja K/L (kementerian/lembaga) harus tepat sasaran dan fokus pada prioritas, sehingga perkiraan belanja K/L di 2017 akan lebih rendah dari transfer ke daerah dan dana desa,” katanya.nnSementara untuk subsidi akan diperhatikan kembali, terutama subsidi pupuk yang selama ini kurang tepat sasaran.nn”Jadi kita tidak hanya bicara jumlah, tapi juga bicara mengenai sasaran,” katanya. (end)n

NUSA RAYA CIPTA DI TAHUN 2015 RAIH LABA Rp198,30 MILIAR

NRCA – 19082026nn IQPlus, (29/04) – PT Nusa Raya Cipta Tbk (NRCA) alami penurunan laba bersih hingga Desember 2015 menjadi Rp198,30 miliar dibandingkan laba bersih periode sama tahun sebelumnya yang Rp278,48 miliar.nnLaporan keuangan Jumat menyebutkan pendapatan naik jadi Rp3,60 triliun dari pendapatan tahun 2014 yang Rp3,31 triliun dan laba bruto naik jadi Rp324,26 miliar dari laba bruto tahun sebelumnya yang Rp301,59 miliar.nnLaba usaha turun jadi Rp186,42 miliar dari laba usaha triwulan tahun sebelumnya Rp205,38 miliar salah satunya karena naiknya beban umum jadi Rp147,62 miliar dari Rp111,57 miliar.nnLaba sebelum pajak turun jadi Rp198,30 miliar dari laba sebelum pajak triwulan tahun sebelumnya Rp281,48 miliar. Totala set per Desember 2015 mencapai Rp1,99 triliun naik dari total aset per Desember 2014 yang Rp1,84 triliun. (end)n

ENSEVAL MEGATRADING RAIH PENJUALAN Rp4,40 TRILIUN DI TRIWULAN I

EPMT – 19095739nn IQPlus, (29/04) – PT Enseval Putera Megatrading Tbk (EPMT) meraih penjualan neto Rp4,40 triliun di triwulan pertama tahun ini naik dibandingkan penjualan neto triwulan pertama tahun sebelumnya Rp4,07 triliun.nnLaporan keuangan perseroan Jumat menyebutkan beban pokok naik jadi Rp3,89 triliun dari Rp3,61 triliun membuat laba bruto naik menjadi Rp514,22 miliar dari laba bruto triwulan tahun sebelumnya Rp456,21 miliar.nnLaba sebelum pajak naik jadi Rp170,92 miliar dibandingkan laba sebelum pajak di triwulan tahun sebelumnya yang Rp130,63 miliar dan laba bersih meningkat menjadi Rp123,20 miliar dari laba bersih di triwulan pertama tahun sebelumnya yang Rp95,44 miliar. (end)n

ANGGOTA DPR : RUU PENGAMPUNAN PAJAK TIDAK MENDESAK

EKOM – 19131013nn IQPlus, (29/04) – nggota Komisi XI DPR RI Ecky Awal Mucharam mengatakan RUU Pengampunan Pajak bukanlah hal yang mendesak karena masih banyak permasalahan lain dalam sektor perpajakan yang mesti diprioritaskan terlebih dahulu.nn”RUU Pengampunan Pajak tidak mendesak untuk menjadi prioritas diselesaikan secepatnya,” kata Ecky Awal Mucharam dalam rilis di Jakarta, Jumat.nnMenurut politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu, jika pemerintah benar-benar mau mereformasi perpajakan maka sebaiknya diusulkan terlebih dahulu perbaikan pada undang-undang yang terkait dengan sektor perpajakan, seperti UU Ketentuan Umum Perpajakan.nnEcky berpendapat jangan atas nama keuntungan ekonomi jangka pendek maka dikorbankan rasa keadilan bagi seluruh masyarakat sehingga langkah terkait dengan pengampunan pajak juga mesti dipertimbangkan dengan matang.nnIa juga meyakini bahwa pembahasan RUU Pengampunan Pajak ini akan mengundang lebih banyak masalah jika tidak didahului dengan reformasi perpajakan.nn”Harus diperbaiki administrasinya, kapasitas institusi perpajakan sendiri juga harus diperkuat dulu, penegakan hukumnya juga masih lemah. Masih banyak yang bolong, jangan buru-buru langsung ingin terapkan pengampunan pajak, ini bisa meruntuhkan kredibilitas institusi perpajakan itu sendiri nantinya,” katanya.nnApalagi, ujar dia, Indonesia juga menyongsong era keterbukaan data keuangan lewat pemberlakuan AEOI (Program Pertukaran Informasi Otomatis) pada tahun 2018 mendatang. (end)n

RUGI POLYCHEM INDONESIA NAIK JADI US$10,08 JUTA PER MARET

ADMG – 19152858nn IQPlus, (29/04) – PT Polychem Indonesia Tbk (ADMG) menderita kenaikan rugi bersih menjadi US$10,08 juta per Maret 2016 dibandingkan rugi periode triwulan tahun sebelumnya yang US$7,68 juta.nnLaporan keuangan perseroan Jumat menyebutkan, penjualan bersih turun menjadi US$74,11 juta dari penjualan bersih triwulan tahun sebelumnya US$87,22 juta.nnBeban pokok tercatat US$80,35 juta turun dari beban pokok tahun sebelumnya US$92,42 juta dan rugi kotor naik jadi US$6,22 juta dibandingkan rugi kotor di triwulan tahun sebelumnya US$5,20 juta.nnRugi sebelum pajak tercatat naik menjadi US$12,14 juta dari rugi sebelum pajak di periode triwulan tahun sebelumnya yang US$9,14 juta.nnJumlah aset per Maret 2016 mencapai US$414,72 juta turun dibandingkan jumlah aset per Desember 2015 yang US$420,01 juta. (end)n

INILAH PAKET KEBIJAKAN DEREGULASI XII

EKOM – 19063748nn IQPlus, (29/04) – Presiden Joko Widodo mengumumkan paket kebijakan deregulasi XII tentang kemudahan memulai usaha bagi usaha kecil menengah (UKM).nnPengumuman paket kebijakan deregulasi XII diumumkan Presiden dengan cara pemaparan kepada wartawan di Istana Negara Jakarta, Kamis.nnMenurut Presiden, latar belakang penerbitan paket kebijakan XII ini sebagai nawa cita yang mengamanatkan agar Indonesia dapat menjadi bangsa mandiri dan berdaya saing, sehingga pemerintah melakukan upaya untuk mempermudah memulai usaha bagi UKM.nnDalam kebijakan ini pemerintah akan mengupayakan penyederhanaan prosedur, penurunan biaya dan percepatan waktu penyelesaian atas beberapa aspek, diantaranya memulai bisnis, ijin mendirikan bangunan, pendaftaran properti, mendapatkan sumbangan listrik, mendapatkan akses kredit dan sebagainya.nnPaket kebijakan ini dapat berdampak yang lebih signifikan, perbaikan kemudahan berusaha dan selanjutnya akan diterapkan oleh seluruh pemerintah daerah di Indonesia.nnPaket kebijakan deregulasi XII ini dilakukan sejumlah perbaikan pada seluruh indikator yang ada, misalnya sebelumnya pelaku usaha harus melalui 13 prosedur yang memakan waktu 47 hari dengan biaya berkisar antara Rp6,8 juta hingga Rp7,8 juta.nnIzin yang harus diurus meliputi Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP), Tanda Daftar Perusahaan (TDP), Akta Pendirian, Izin Tempat Usaha, dan Izin Gangguan.nnDalam derugalasi ini, pelaku usaha hanya akan melalui 7 prosedur selama 10 hari dengan biaya Rp2,7 juta. Izin yang diperlukan bagi UMKM adalah SIUP dan TDP yang terbit bersamaan, dan Akta Pendirian.nnKemudahan lain yang diberikan kepada UMKM adalah persyaratan modal dasar pendirian perusahaan. Berdasarkan UU Nomor 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, modal minimal untuk mendirikan PT adalah Rp50 Juta. Dengan terbitnya Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 2016 tentang Perubahan Modal Dasar Perseroan Terbatas, modal dasar Perseroan Terbatas tetap minimal Rp50 Juta, tapi untuk UMKM modal dasar ditentukan berdasarkan kesepakatan para pendiri PT yang dituangkan dalam Akta Pendirian PT.nnBegitu pula dengan perizinan yang terkait Pendirian Bangunan, yang sebelumnya harus melewati 17 prosedur yang makan waktu 210 hari dengan biaya Rp86 juta untuk mengurus empat izin (IMB, UKL/UPL, SLF, TDG), kini hanya ada 14 prosedur dalam waktu 52 hari dengan biaya Rp70 juta untuk tiga perizinan (IMB, SLF, TDG).nnPembayaran pajak yang sebelumnya melalui 54 kali pembayaran, dipangkas menjadi hanya 10 kali pembayaran dengan sistem online.nnSedangkan Pendaftaran Properti yang sebelumnya melewati lima prosedur dalam waktu 25 hari dengan biaya 10,8 persen dari nilai properti, menjadi tiga prosedur dalam waktu tujuh hari dengan biaya 8,3 persen dari nilai properti/transaksi.nnDalam hal Penegakan Kontrak, untuk penyelesaian gugatan sederhana belum diatur, begitu pula waktu penyelesaian perkara tidak diatur, namun berdasarkan hasil survei EODB, waktu penyelesaian perkara adalah 471 hari.nnDengan terbitnya Peraturan Mahkamah Agung Nomor 2 Tahun 2015 tentang Tata Cara Penyelesaian Gugatan Sederhana, maka sekarang untuk kasus gugatan sederhana diselesaikan melalui delapan prosedur dalam waktu 28 hari.nnBila ada keberatan terhadap hasil putusan, masih dapat melakukan banding, namun jumlah prosedurnya bertambah tiga prosedur, sehingga total menjadi 11 prosedur dan waktu penyelesaian banding ini maksimal 10 hari. (end)n

DIVIDEN TUNAI ARWANA CITRA DIBAGI PADA 26 MEI

ARNA – 19081411nn IQPlus, (29/04) – PT Arwana Citra Mulia Tbk (ARNA) akan membagikan dividen tunai kepada pemegang sahamnya sebesar Rp5 per saham pada 26 Mei 2016.nnMenurut keterangan Jumat cum dan ex dividen di pasar reguler/negosiasi pada 4-9 Mei dan di pasar tunai 11-12 Mei 2016 dengan DPS 11 Mei 2016.nnDalam RUPS Tahunan Perseroan pada 27 April lalu diputuskan membagikan dividen 2015 sebesar Rp36,70 miliar dari laba bersih 2015 yang sebesar Rp69,78 miliar. (end)n

HARGA EMAS ALAMI EKANIKAN MINGGU INI

COMD – 19100917nn IQPlus, (29/04) – Harga emas dihadapkan pada kenaikan mingguan terbesar sejak Februari ketika dolar AS alami penurunan ke level terendah dalam 10 bulan.nnHarga emas pengiriman segera berada di US$1274,24 per ounce pada jam 9.33 waktu Singapura dibandingkan US$1266,26 pada Kamis kemarin.nnHarga emas alami kenaikan 2,7 persen minggu ini dan harga perak alami kenaikan 1,7 persen menjadi US$17,8465 per ounce level tertinggi sejak Januari 2015.nn”Keputusan BOJ tidak mengendurkan kebijakan membuat penguatan yen dan permintaan investor kepada emas meningkat,” ujar Daniel Hynes, analis dari ANZ Group. (end)n