KAI TERAPKAN ATURAN BARU PEMBATALAN TIKET KERETA API

EKOM – 62152340nn IQPlus (04/03) – PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) memberlakukan aturan baru untuk pembayaran penggantian pembatalan tiket kereta api akan dilakukan dalam tenggat waktu 30 hingga 45 hari setelah penumpang mengajukan permohonan pembatalan tiket.nnAturan baru ini berlaku untuk pembatalan tiket kereta api jarak jauh dan menengah di semua kelas pelayanan mulai Jumat (1/3), kata Kahumas PT Kereta Api Daop VI Yogyakarta, Sri Winarto, Senin.nnSebelumnya pada aturan lama, pembatalan tiket dapat dilakukan paling lambat 30 menit sebelum jadwal keberangkatan kereta api dengan dikenakan bea administrasi 25 persen dari harga tiket di luar bea pesan.nnBerdasarkan data dari PT KAI, setiap 50.000 penjualan tiket, sekitar 20 persen dari tiket tersebut dibatalkan.nnKemudahan reservasi online dan cara pembatalan tiket justru dimanfaatkan oleh oknum calo. Banyaknya pembatalan tiket tersebut diindikasikan berasal dari praktik percaloan, lanjut Winarto.nnWinarto menjelaskan, pada aturan baru permohonan pembatalan tiket dapat dilakukan paling lambat 30 menit sebelum jadwal keberangkatan kereta. Pembatalan dapat dilakukan di semua stasiun online dengan menyertakan fotokopi kartu identitas sesuai dengan nama yang tercetak di tiket dan mengisi formulir yang sudah disediakan.nnPemohon pun dapat memilih, apakah biaya pengembalian tiket diberikan secara tunai atau ditransfer melalui bank yang dikehendaki. Bea pengembalian disesuaikan dengan harga yang tercetak di tiket, katanya.nnIa menambahkan, jika ditransfer melalui bank, maka pemohon harus mengisi nama bank dan nomor rekening yang dituju, namun jika menghendaki pembayaran secara tunai cukup diisi tanggal dan stasiun mana bea pengembalian tiket akan diambil.nnSelain pembatalan tiket, juga diberlakukan aturan baru tentang perubahan jadwal perjalanan. Pemohon yang menginginkan perubahan jadwal atau penundaan keberangkatan akan dilayani selama tiket yang dimaksud masih tersedia, katanya.nnJika terjadi kekurangan pembayaran akibat perbedaan tarif, pemohon pembatalan harus membayar tunai kekurangan tarif, namun jika terjadi kelebihan maka bea akan dikembalikan 30 hari kemudian secara tunai atau transfer.nnBagi pemohon yang menginginkan perubahan jadwal perjalanan, maka mulai 7 Maret ditetapkan bea administrasi perubahan jadwal tiket di semua kelas pelayanan sebesar 25 persen dari harga tiket di luar bea pesan, katanya.nnSejumlah stasiun di PT Kereta Api Daerah Operasi VI Yogyakarta yang bisa melayani pembatalan tiket di antaranya, Stasiun Yogyakarta, Stasiun Lempuyangan, Stasiun Solo Balapan, Stasiun Solo Jebres, Stasiun Klaten, Stasiun Wates dan Stasiun Sragen.nnKhusus untuk kereta ekonomi nonkomersial seperti Bengawan, Sri Tanjung dan Progo, pembatalan tiket dilakukan secara manual. Tempat duduk tidak diperbolehkan dijual kembali dan perubahan jadwal pemberangkatan tidak diperkenankan, katanya.nnWinarto berharap, peraturan baru yang ditetapkan tersebut semata-mata ditujukan untuk membatasi ruang gerak calo dengan harapan tiket yang dijual benar-benar dimanfaatkan oleh masyarakat yang membutuhkan dan bukan dibeli oleh calo yang mencari keuntungan pribadi. (end/ant)n