(19/September/2012)Bursa JCI Potensi Kembali Mengalami Masa Konsolidasi

Pergerakan kinerja beberapa indeks acuan dunia kembali mengalami masa konsolidasi. Sentimen positif berbentuk keputusan bantuan QE3 yang seolah semakin memudar bahkan lebih cepat dari perkiraan (data historis sebuah sentiment akan price in selama 2-3 hari). Saat ini, mata investor kembali tertuju kepada meeting meeting berikutnya serta data data makro yang masih dan akan terus menjadi pusat perhatian sebagai sebuah bukti yang dapat ditranlasikan sebagai sebuah sentiment postif terhadap konsistensi recovery yang terjadi atau justru sebaliknya. Sentimen (positif dan negative) individual emiten, seperti aksi korporasi (ekspansi, kerjasama usaha, peningkatan kapasitas produksi), penurunan atau kenaikan proyeksi termasuk peningkatan pembagian dividend seperti yang dilakukan oleh Microsoft kembali menjadi indikator penggerak bursa acuan di berbagai negara. Demikian pula halnya dengan pergerakan harga komoditas yang terkorelasi dengan sensitivitas cost input beberapa emiten dan dapat berujung pada fluktuasi margin serta kinerja usaha juga kami lihat kembali mendominasi sentiment pergerakan bursa secara keseluruhan. Meskipun demikian, kami juga melihat keyakinan para pelaku pasar masih berada pada level yang tidak jauh berbeda dengan minggu lalu, seiring dengan penurunan VIX indeks yang masih terjadi. Dari data makro homebuilders naik menjadi 40 atau tertinggi sejak enam tahun terakhir, sementara US current account deficit tercatat sebesar US$ 117.40bn atau lebih kecil dari proyeksi consensus sebesar US$ 125.5bn

Dari pasar EU pergerakan beberapa indeks acuan mengalami pelemahan ditengah kekhawatiran negara Spanyol (sebagai salah satu dari 10 negara di dunia dengan tingkat pengangguran tertinggi) yang tidak akan “meminta bantuan” dari program bond buying oleh ECB. Sentimen tersebut bahkan telah mengungguli data positif dari salah satu negara yaitu German yang melaporkan data keyakinan investor mengalami kenaikan untuk yang pertama kalinya dalam lima bulan terakhir.

Dari pasar Asia Pasifik, refleksi sentiment global juga masih mendominasi pergerakan bursa di wilayah tersebut. Penurunan yang sempat terjadi kemarin seiring dengan keputusan central Bank Jepang yang ditunggu (kemarin sore menjelang malam) telah mengalami pullback pada transaksi perdagangan pagi hari ini. Harapan atas bantuan berikutnya untuk menstimulasi pertumbuhan ekonomi di negara penggerak ekonomi dunia tersebut telah menjadi salah satu sentiment kuat sementara penggerak penguatan indeks. Namun demikian, angka bantuan atas program QE3 yang diperkirakan belum mencukupi untuk mengatasi konsistensi recovery perekonomian AS dan angka unemployment rate yang diperkirakan sesungguhnya jauh diatas 8% (bila memasukan perhitungan masyarakat AS yang terpaksa bekerja paruh waktu karena ketidaktersediaan lapangan pekerjaan) dapat menjadi alasan lain atas berlanjutnya konsolidasi indeks hari ini. Demikian pula halnya dari pasar dalam negeri. Opini atas pertumbuhan dan sentiment positif dalam negeri yang telah price in, serta wacana QE3 yang dirasa masih jauh dan hanya sesaat akan memberikan dampak pada kinerja bursa dalam negeri, termasuk kepercayaan yang masi beredar seputar spekulasi kinerja 3Q12 emiten dalam negeri serta kecendrungan pelemahan (angka terendah) yang selalu tejadi pada JCI di setiap bulan Oktober (selama bertahun tahun terakhir) juga kami lihat telah mendorong sikap investor untuk kembali melakukan aksi beli yang sangat selektif dan secara perlahan kembali melakukan aksi ambil untung atas beberapa saham yang telah mengalami kenaikan sementara. Kami memperkirakan indeks akan cenderung bergerak flat. Dalam scenario terjadap sentiment positif berupa statement ataupun data yang terbit serta pergerakan pasar EU akan mengalami anomaly siang hari ini, maka potensi bursa JCI dapat menguat meskipun tipis. Namun, dengan asumsi other things being equal, maka kami melihat pada transaksi perdagangan hari ini bursa JCI masih akan cenderung bergerak flat pada rentang 4.198 – 4.249. Analyst : Akhmad Nurcahyadi (anurcahyadi@bnisecurities.co.id)